Kamis, 26 Februari 2026
Walisongo Global Media
Daily & Lifestyle

Ampuh Banget! Ini Cara Hilangkan Bau Amis di Tangan Pakai Bahan Dapur Murah

Admin WGM - Monday, 23 February 2026 | 09:02 PM

Background
Ampuh Banget! Ini Cara Hilangkan Bau Amis di Tangan Pakai Bahan Dapur Murah
Jeruk nipis (HonestDocs /)

Aktivitas memasak di dapur merupakan kegiatan yang sangat menyenangkan bagi banyak orang, namun sering kali meninggalkan satu masalah yang cukup mengganggu setelahnya. Aroma amis yang berasal dari bahan mentah seperti ikan, daging ayam, hingga hidangan laut lainnya sering kali menempel sangat kuat pada permukaan kulit tangan serta peralatan masak. Meskipun sudah dicuci berkali kali menggunakan sabun cuci piring biasa, bau yang tajam tersebut terkadang tetap bertahan dan memberikan rasa tidak nyaman saat kita ingin melanjutkan aktivitas lainnya. Para ibu rumah tangga hingga koki profesional sebenarnya memiliki rahasia tersendiri dalam mengatasi persoalan ini dengan memanfaatkan bahan bahan alami yang sudah tersedia di rak dapur. Teknik yang sering disebut sebagai aromaterapi dapur ini bukan hanya efektif melenyapkan bau, tetapi juga lebih ramah terhadap sensitivitas kulit serta permukaan peralatan dapur.

Penyebab utama dari bau amis yang membandel adalah adanya senyawa amin yang terdapat pada organisme laut. Senyawa ini bersifat basa dan akan semakin kuat aromanya jika terkena air biasa. Memahami sifat kimiawi tersebut menjadi kunci utama dalam memilih bahan penetral yang tepat agar bau amis menghilang secara permanen tanpa menyisakan sisa aroma kimia yang tajam.

Kekuatan Asam Alami sebagai Penetral Bau

Bahan pertama yang menjadi andalan dalam menetralisir aroma amis adalah jeruk nipis atau lemon. Keasaman yang tinggi pada buah sitrus mampu mengikat senyawa amin dan mengubahnya menjadi bentuk garam yang tidak berbau. Penggunaan potongan jeruk nipis untuk menggosok tangan setelah memegang ikan akan memberikan efek segar seketika. Selain itu, minyak atsiri yang terkandung pada kulit jeruk juga berfungsi sebagai pengharum alami yang mampu menenangkan saraf dan memberikan kesan bersih yang menyeluruh pada area dapur.

Cairan cuka dapur juga memegang peranan yang tidak kalah penting dalam urusan kebersihan alat masak. Peralatan yang terbuat dari plastik atau kayu sering kali menyerap bau lebih dalam dibandingkan dengan peralatan berbahan logam. Merendam alat masak tersebut ke dalam larutan air hangat yang telah dicampur dengan cuka akan membantu melepaskan sisa sisa lemak dan aroma yang terjebak di dalam serat kayu maupun pori pori plastik. Sifat antimikroba pada cuka juga memastikan bahwa peralatan masak Anda terbebas dari sisa sisa bakteri yang mungkin masih tertinggal setelah proses mencuci standar.

Daftar Bahan Dapur Sederhana Pengusir Amis

Berikut adalah beberapa bahan praktis lainnya yang dapat Anda temukan di dapur untuk menjaga aroma tangan dan peralatan tetap segar:

  1. Bubuk Kopi yang Sudah Digunakan Ampas kopi memiliki kemampuan luar biasa sebagai penyerap bau alami. Gosokkan sedikit ampas kopi pada telapak tangan yang berbau amis, lalu bilas dengan air mengalir. Partikel kopi akan mengangkat sisa minyak dan menetralisir aroma tajam dengan aroma khas kopi yang sangat kuat.
  2. Bubuk Baking Soda untuk Wadah Plastik Soda kue dikenal sebagai bahan penghilang bau yang sangat efisien. Membuat pasta dari baking soda dan air, kemudian mengoleskannya pada talenan atau wadah plastik yang berbau amis akan memberikan hasil yang instan. Baking soda bekerja dengan cara menyeimbangkan tingkat pH yang menyebabkan bau tidak sedap.
  3. Garam Dapur sebagai Bahan Gosok Butiran garam yang kasar bertindak sebagai eksfoliator alami yang sangat efektif. Menggosokkan garam pada tangan atau pisau setelah memotong bahan amis akan membantu mengangkat sisa sisa jaringan kecil yang menempel kuat serta membantu membunuh kuman secara alami.
  4. Teh Hijau atau Teh Hitam Kandungan tanin di dalam teh dapat membantu meluruhkan sisa protein penyebab bau. Merendam tangan atau peralatan dalam air seduhan teh akan memberikan efek segar sekaligus bertindak sebagai antioksidan bagi kulit tangan Anda.

Menjaga Kebersihan Dapur secara Menyeluruh

Langkah pencegahan sebenarnya jauh lebih efektif dibandingkan dengan menangani bau yang sudah terlanjur menyebar ke seluruh ruangan. Pastikan Anda selalu mencuci peralatan masak sesegera mungkin setelah digunakan tanpa menumpuknya di dalam bak cuci piring. Menggunakan talenan yang berbeda antara bahan makanan mentah dengan sayuran juga sangat disarankan untuk mencegah kontaminasi silang baik dari segi bakteri maupun aroma. Selalu sediakan wadah khusus berisi potongan lemon atau ampas kopi di sudut dapur guna menyerap bau yang mungkin menguap saat proses memasak sedang berlangsung.

Edukasi mengenai penggunaan bahan alami ini diharapkan dapat mempermudah pekerjaan rumah tangga tanpa harus selalu bergantung pada pembersih berbahan kimia keras. Bahan bahan sederhana yang ada di dapur terbukti memiliki kegunaan yang jauh melampaui fungsinya sebagai penyedap rasa. Dengan memahami teknik pembersihan yang benar, pengalaman memasak Anda akan terasa jauh lebih bersih dan menyenangkan setiap harinya. Kebiasaan menjaga kebersihan dengan bahan alami juga merupakan bentuk kepedulian kecil terhadap lingkungan karena mengurangi limbah kimia yang dibuang ke saluran air.

Menghilangkan bau amis di dapur kini bukan lagi menjadi persoalan besar yang memerlukan biaya mahal. Bahan bahan sederhana seperti jeruk nipis, kopi, hingga baking soda telah membuktikan kekuatannya dalam menjaga kesegaran tangan dan peralatan masak secara alami. Keberhasilan dalam mempraktikkan aromaterapi dapur ini sangat bergantung pada kecepatan kita dalam merespons bau yang muncul serta ketepatan dalam memilih bahan penetral. Mari mulai beralih menggunakan solusi alami yang lebih sehat dan aman bagi seluruh anggota keluarga di rumah. Dapur yang harum dan bersih merupakan cerminan dari gaya hidup sehat yang kita jalani setiap harinya. Pengetahuan praktis ini akan membuat setiap sesi memasak menjadi momen yang ditunggu tunggu tanpa perlu khawatir akan aroma yang tertinggal.