Senin, 15 Juni 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Ahmad Luthfi Dorong Daerah Petakan Potensi Ekonomi Kreatif

Admin WGM - Saturday, 13 June 2026 | 11:48 AM

Background
Ahmad Luthfi Dorong Daerah Petakan Potensi Ekonomi Kreatif
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi (Pemerintah Provinsi Jawa Tengah /)

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota segera melakukan pemetaan potensi ekonomi kreatif di wilayah masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat identitas produk lokal sekaligus menjadi dasar dalam memperluas promosi hingga menjangkau pasar yang lebih besar.

Hal itu disampaikan Luthfi saat menghadiri acara Ngobrol Kreatif Gubernur Jawa Tengah dengan Pelaku Ekonomi Kreatif di Hotel Wahid Prime, Kota Salatiga, Rabu (10/6/2026). Menurutnya, sektor ekonomi kreatif memiliki peluang berkembang yang sangat besar karena bertumpu pada ide, inovasi, dan kreativitas masyarakat.

Luthfi menilai ekonomi kreatif dapat menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global. Karena itu, pemerintah daerah diminta tidak hanya menjadi regulator, tetapi juga aktif mendampingi para pelaku usaha kreatif agar mampu berkembang sesuai dengan potensi daerah masing-masing.

Ia menekankan pentingnya dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah provinsi, kabupaten, hingga dinas terkait. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui penyediaan fasilitas, pembinaan, hingga promosi yang berkelanjutan.

Menurut Luthfi, Jawa Tengah memiliki banyak potensi ekonomi kreatif yang belum dikenal secara luas. Berbagai sektor seperti kerajinan, seni, UMKM, industri kreatif, hingga pariwisata perlu dipetakan secara jelas agar dapat menjadi kekuatan ekonomi yang memiliki ciri khas di setiap daerah.

Selain pemetaan, ia juga mendorong penyelenggaraan pameran ekonomi kreatif secara rutin di berbagai kabupaten dan kota. Kegiatan tersebut diharapkan menjadi sarana promosi sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk dan karya kreatif lokal.

Luthfi juga mengingatkan bahwa pelaku UMKM dan ekonomi kreatif membutuhkan lebih dari sekadar ruang pamer. Mereka memerlukan akses pasar, ruang kolaborasi, tempat berjualan, hingga dukungan untuk memperluas jaringan usaha.

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mendorong pemanfaatan aset pemerintah yang belum digunakan secara optimal untuk dijadikan ruang kreatif bagi generasi muda. Menurutnya, aset yang tidak produktif akan lebih bermanfaat jika digunakan untuk mendukung aktivitas ekonomi kreatif masyarakat.

Sejumlah pelaku ekonomi kreatif yang hadir juga menyampaikan berbagai kebutuhan, mulai dari penguatan sentra industri, showroom produk, ruang promosi, perbaikan akses infrastruktur, hingga kemudahan pengembangan usaha lintas daerah. Menanggapi hal itu, Luthfi menegaskan bahwa pemerintah harus membuka ruang yang lebih luas agar pelaku ekonomi kreatif dapat berkembang tanpa terhambat batas administratif yang tidak perlu.

Ia berharap seluruh elemen pemerintahan, mulai dari tingkat provinsi hingga desa, dapat bergerak bersama memperkuat ekosistem ekonomi kreatif. Dengan pemetaan potensi yang baik, dukungan fasilitas, serta kolaborasi yang kuat, ekonomi kreatif Jawa Tengah diharapkan mampu memiliki daya saing tinggi dan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.