Senin, 4 Mei 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Ziarah ke Banyumas, Presiden Tegaskan Inovasi Limbah Harus Jadi Solusi Hunian Murah

Admin WGM - Wednesday, 29 April 2026 | 05:00 PM

Background
Ziarah ke Banyumas, Presiden Tegaskan Inovasi Limbah Harus Jadi Solusi Hunian Murah
Kunjungan Presiden ke Makam Margono Banyumas (Humas Jateng /)

Presiden Republik Indonesia melakukan kunjungan kerja strategis ke wilayah Jawa Tengah guna memantau perkembangan inovasi lingkungan sekaligus melakukan agenda personal. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Presiden menekankan pentingnya hilirisasi teknologi pengolahan limbah menjadi material konstruksi yang bermanfaat langsung bagi masyarakat kecil. Salah satu poin krusial yang ditegaskan adalah pemanfaatan genteng hasil olahan sampah sebagai komponen utama dalam program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) secara nasional.

Langkah ini dipandang sebagai solusi ganda untuk mengatasi krisis tumpukan sampah di berbagai daerah sekaligus menurunkan biaya pengadaan material bangunan dalam program jaminan perumahan rakyat.

Pemanfaatan Teknologi Pengolahan Sampah

Ketertarikan Presiden terhadap material alternatif ini muncul saat meninjau hasil inovasi pengolahan sampah di daerah. Melansir laporan Kompas TV, Presiden secara spesifik menginstruksikan jajaran kementerian terkait agar genteng yang dihasilkan dari pengolahan limbah plastik dan sampah residu segera diuji kelayakannya secara masif. Produk ini diharapkan dapat masuk ke dalam skema pengadaan resmi untuk program bantuan rumah pemerintah.

"Inovasi ini harus dirasakan manfaatnya oleh rakyat. Jika genteng dari sampah ini terbukti kuat, tahan lama, dan lebih ekonomis, maka ini harus menjadi standar baru dalam program bantuan perbaikan rumah kita," tegas Presiden dalam arahannya. Penggunaan material daur ulang ini juga selaras dengan komitmen Indonesia dalam mencapai target net zero emission melalui ekonomi sirkular.

Ziarah Makam dan Antusiasme Warga Banyumas

Di sela-sela agenda kenegaraan, Presiden menyempatkan diri untuk melakukan kunjungan personal ke tanah leluhurnya di Banyumas. Melansir laporan Antara Jambi, Presiden melaksanakan ziarah ke makam sang kakek, Margono Djojohadikusumo, yang merupakan tokoh penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Kedatangan orang nomor satu di Indonesia ini disambut dengan antusiasme luar biasa oleh ribuan warga Banyumas yang memadati sepanjang jalur menuju lokasi pemakaman.

Warga yang telah menunggu sejak pagi hari tampak berebut untuk bersalaman dan menyapa sang Presiden. Meski agenda tersebut bersifat internal keluarga, kehadiran Presiden tetap memberikan dampak emosional yang kuat bagi masyarakat lokal yang merasa bangga atas kontribusi keluarga besar Djojohadikusumo bagi bangsa dan negara.

Sinergi Pemerintah Pusat dan Daerah

Upaya Presiden dalam mendorong inovasi lingkungan dan perumahan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Melansir data dari Humas Jateng, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah mulai menyinkronkan program pembangunan daerah dengan visi pusat, terutama dalam hal pengelolaan sampah berbasis masyarakat (TPS3R).

Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat implementasi penggunaan material bangunan ramah lingkungan di tingkat desa dan kelurahan. Pihak Pemprov Jateng menyatakan kesiapannya untuk menjadi pilot project bagi penggunaan genteng hasil olahan sampah tersebut di beberapa titik perbaikan rumah yang dibiayai oleh APBD maupun dana bantuan pusat. "Sinergi antara visi besar Presiden dengan eksekusi di lapangan oleh pemerintah daerah adalah kunci keberhasilan program ini," tulis laporan resmi tersebut pada Rabu (29/4/2026).

Implementasi Program RTLH Kedepan

Instruksi Presiden mengenai penggunaan genteng daur ulang diprediksi akan mengubah lanskap industri konstruksi skala kecil. Pemerintah berencana memberikan insentif bagi industri pengolahan sampah yang mampu menghasilkan material bangunan berkualitas standar nasional (SNI).

Dengan kebijakan ini, rumah-rumah rakyat yang mendapat bantuan perbaikan tidak hanya akan menjadi layak huni, tetapi juga menjadi simbol keberhasilan transformasi teknologi lingkungan di Indonesia. Pemerintah menargetkan dalam satu tahun ke depan, ribuan rumah di seluruh pelosok tanah air sudah mulai mengaplikasikan teknologi ramah lingkungan ini sebagai bagian dari gaya hidup berkelanjutan yang dicanangkan oleh kepala negara.

Hingga Rabu siang, rangkaian kunjungan kerja di Jawa Tengah berjalan lancar sebelum Presiden dijadwalkan kembali ke Jakarta untuk memimpin rapat kabinet terbatas mengenai tindak lanjut hilirisasi limbah industri.