Waspada! 5 Penyakit Berbahaya pada Hewan yang Bisa Menular ke Manusia
Admin WGM - Monday, 06 July 2026 | 10:00 AM


Hubungan antara manusia dan hewan, baik sebagai hewan peliharaan maupun hewan ternak, telah berlangsung sejak ribuan tahun lalu dan memberikan banyak manfaat bagi kehidupan. Namun, kedekatan interaksi ini juga menyimpan risiko kesehatan yang tidak boleh diabaikan, salah satunya adalah ancaman penyakit zoonosis. Zoonosis merupakan istilah medis untuk sekelompok penyakit infeksi yang dapat ditularkan dari hewan kepada manusia, baik melalui kontak langsung, gigitan, maupun kontaminasi lingkungan. Memahami jenis-jenis penyakit ini serta menerapkan langkah-langkah pencegahan yang tepat merupakan kunci utama dalam menjaga kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan sekitar.
Salah satu penyakit zoonosis yang paling mematikan dan telah lama dikenal masyarakat adalah rabies. Penyakit yang menyerang sistem saraf pusat ini ditularkan melalui air liur hewan yang terinfeksi, umumnya melalui gigitan anjing, kucing, atau kera. Gejala rabies pada manusia sangat fatal apabila tidak segera ditangani sebelum gejala klinisnya muncul. Penyakit berikutnya yang tidak kalah berbahaya adalah toksoplasmosis, yang disebabkan oleh parasit mikroskopis bernama Toxoplasma gondii. Parasit ini sering kali menginfeksi manusia melalui kontak dengan kotoran kucing yang sakit atau akibat mengonsumsi daging yang dimasak kurang matang.
Selain itu, masyarakat yang sering berinteraksi dengan hewan ternak atau hewan pengerat perlu mewaspadai penyakit leptospirosis dan flu burung (Avian Influenza). Leptospirosis dipicu oleh bakteri yang dikeluarkan melalui urine tikus dan dapat menginfeksi manusia melalui luka terbuka di kulit saat terjadi banjir atau di area pertanian yang becek. Sementara itu, virus flu burung dapat menular melalui kontak erat dengan unggas yang sakit. Paparan virus ini dapat menyebabkan gangguan pernapasan akut yang parah pada manusia, sehingga pengawasan terhadap kesehatan hewan ternak di lingkungan rumah harus dilakukan secara ketat dan berkala.
Kabar baiknya, risiko penularan seluruh penyakit zoonosis ini dapat ditekan secara optimal melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat. Langkah pencegahan paling mendasar adalah selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir setelah menyentuh hewan atau membersihkan kandangnya. Pastikan hewan peliharaan Anda mendapatkan program vaksinasi yang lengkap secara rutin ke dokter hewan dan berikan mereka makanan yang matang serta higienis. Terakhir, selalu masak daging dan produk hewan lainnya hingga benar-benar matang sempurna sebelum dikonsumsi demi mematikan seluruh potensi bakteri atau parasit yang merugikan tubuh.
Next News

Mengenal Buah Matoa, Si Manis dari Papua dengan Segudang Manfaat
19 hours ago

Bukan Cuma Diet! Manfaat Intermittent Fasting bagi Metabolisme dan Kesehatan Otak
18 days ago

Gaya Hidup Sehat Ala Rasulullah: Rahasia Jarang Sakit yang Dibenarkan Sains Modern
20 days ago

Jangan Lengah! Ini Alasan Nyamuk Makin Ganas dan Berkembang Biak Saat Cuaca Panas
25 days ago

Panduan Pola Hidup Sehat bagi Remaja untuk Mencegah Masalah Gizi dan Kurang Fit
a month ago

Bebas Jantung Berdebar! Alasan Matcha Sukses Gantikan Kopi Sebagai Peningkat Fokus dan Penenang Stres
a month ago

Dari Amazon hingga Nusantara: Kontribusi Farmasi Tradisional Suku Adat Bagi Dunia Medis
a month ago

Bukan Sekadar Estetika, Rahasia Menata Dekorasi Interior Rumah yang Menenangkan Jiwa dan Meredakan Stres
a month ago

Aman untuk Lactose Intolerance! Ini Alternatif Es Krim Bebas Susu yang Tetap Enak
a month ago

Pernah Alami Brain Freeze Saat Makan Es Krim? Ini Alasan Ilmiah dan Cara Mengatasinya!
a month ago





