Kamis, 11 Juni 2026
Walisongo Global Media
Entertainment

Terganjal Masalah Piutang Negara, Paspor Tyo Nugros Ditahan di Bandara Soekarno-Hatta

Admin WGM - Thursday, 11 June 2026 | 12:00 PM

Background
Terganjal Masalah Piutang Negara, Paspor Tyo Nugros Ditahan di Bandara Soekarno-Hatta
Paspor Tyo Nugros Ditahan di Bandara Soekarno-Hatta (Media Indonesia /)

Mantan drummer grup band legendaris Dewa 19, Tyo Nugros, dilaporkan gagal berangkat ke luar negeri setelah tertahan oleh petugas imigrasi di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Insiden pencegahan tersebut terjadi saat musisi bernama lengkap Setyo Nugroho itu hendak bertolak menuju Malaysia untuk memenuhi jadwal penampilan panggungnya dalam rangkaian konser Dewa 19.

Berdasarkan keterangan resmi dari pihak Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Soekarno-Hatta, pencekalan terhadap Tyo Nugros dilakukan menyusul adanya status cegah-tangkal yang aktif dalam sistem keimigrasian. Status tersebut terdeteksi secara otomatis melalui Sistem Informasi Manajemen Keimigrasian (SIMKIM) saat petugas di konter pemeriksaan melakukan pemindaian terhadap paspor milik sang drummer.

Pihak Imigrasi Soekarno-Hatta menjelaskan bahwa pencegahan keberangkatan ini bukan merupakan keputusan sepihak dari instansinya, melainkan tindak lanjut atas permohonan resmi yang diajukan oleh lembaga negara lain. Pencekalan tersebut diterbitkan atas permintaan dari Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta I. Alasan utama di balik instruksi pencegahan ini adalah adanya kewajiban atau urusan piutang keperdataan yang bersangkutan kepada negara yang dinilai belum diselesaikan secara tuntas.

Terkait detail kasus yang menjerat sang musisi, informasi dari otoritas keimigrasian menyebutkan bahwa Tyo Nugros diduga memiliki keterkaitan dengan salah satu perusahaan yang tercatat sebagai debitur di bawah pengawasan KPKNL. Akibat dari status pencekalan yang masih aktif ini, petugas bandara terpaksa menahan paspor milik Tyo Nugros. Dokumen perjalanan tersebut diserahterimakan kepada pihak imigrasi dan baru akan dikembalikan setelah seluruh urusan administratif maupun hukum dengan KPKNL Jakarta I dinyatakan rampung sesuai prosedur operasional standar yang berlaku.

Dampak dari insiden di bandara ini langsung memengaruhi jalannya konser Dewa 19 yang bertajuk "Cintaku Tertinggal di Malaysia" di Stadium Unifi Arena, Bukit Jalil, Kuala Lumpur. Kehadiran Tyo Nugros di Malaysia sebenarnya merupakan permintaan khusus dari para penggemar di sana yang sangat menantikan aksi panggungnya. Meski demikian, absennya Tyo Nugros tidak membuat konser batal terlaksana. Pihak manajemen Dewa 19 langsung mengambil langkah cepat dengan menunjuk Al Ghazali sebagai drummer pengganti secara mendadak demi mengisi kekosongan posisi pada malam pertunjukan tersebut.

Melalui sebuah rekaman video singkat yang ditayangkan di layar stadion sebelum konser dimulai, Tyo Nugros menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf yang mendalam kepada seluruh penonton dan pihak penyelenggara. Dalam pernyataannya, Tyo mengaku terkejut dan tidak mengetahui secara pasti mengenai latar belakang permasalahan piutang negara yang dituduhkan kepada dirinya. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa pihak keluarga saat ini sedang berupaya mengumpulkan informasi dan berkoordinasi secara aktif dengan pihak terkait demi menyelesaikan kesalahpahaman serta persoalan administratif tersebut secepat mungkin.