Terekam CCTV, Pria Bermasker Keluar dari Mobil Sekdin Bangkalan yang Tewas di Juanda
Admin WGM - Saturday, 27 June 2026 | 04:30 PM


Kasus kematian tragis seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat sebagai Sekretaris Dinas (Sekdin) Pemkab Bangkalan di dalam mobil berpelat merah di area parkir Bandara Juanda, Sidoarjo, kini memasuki babak baru yang penuh teka-teki. Pihak kepolisian yang melakukan penyelidikan intensif berhasil mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Rekaman tersebut memperlihatkan dengan jelas sosok pria misterius bermasker yang sempat terekam kamera berada bersama korban sesaat sebelum sang pejabat ditemukan meninggal dunia.
Berdasarkan pelacakan linimasa aktivitas korban oleh tim penyidik, sebelum ditemukan tewas mengenaskan di dalam mobil dinasnya di Bandara Juanda, korban diketahui sempat melakukan perjalanan dinas ke wilayah Malang. Setelah menyelesaikan agenda dari Malang tersebut, korban bertolak menuju bandara. Kamera pengawas di area parkir kemudian menangkap momen krusial di mana seorang pria misterius yang mengenakan masker keluar dari dalam mobil pelat merah tersebut dan langsung berjalan terburu-buru meninggalkan area parkir tanpa melihat ke belakang lagi.
Penemuan jasad korban di dalam kendaraan operasional pemerintah ini sontak mengejutkan pihak keluarga serta rekan-rekan kerja sesama ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangkalan. Pihak keluarga mengaku sangat terpukul dan meminta aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyebab kematian korban secara transparan. Sementara itu, rekan kerja korban mengenal almarhum sebagai sosok pejabat yang berdedikasi tinggi, berintegritas, dan tidak memiliki masalah personal yang mencolok selama menjalankan tugas kedinasan.
Guna mengungkap tabir kematian sang Sekdin, Satreskrim Polres Sidoarjo bersama tim forensik terus mengumpulkan bukti-bukti ilmiah dan memeriksa sejumlah saksi kunci. Polisi kini fokus memburu dan mengidentifikasi tampang pria bermasker yang terekam CCTV tersebut, karena kehadirannya di dalam mobil dinas menjadi petunjuk paling krusial untuk menentukan apakah kematian ini murni akibat gangguan kesehatan atau ada unsur tindak pidana pembunuhan. Publik dan pihak keluarga kini menanti hasil autopsi resmi rumah sakit untuk mendapatkan titik terang atas peristiwa kelam ini.
Next News

Mens Rea Etik Suryani: KPK Sebut Korupsi di Sukoharjo Estafet Antarbupati
in 6 hours

Diserang Isu Money Laundering Raffi Ahmad, RANS Buka Suara di Tengah Persiapan Melantai di Bursa!
in 4 hours

Sogok Massal Penguasa Gerbang Negara: Bagaimana John Field dkk Membeli Kebijakan Bea Cukai Senilai Puluhan Miliar
in 4 hours

Ingin Porsi Layak Seperti di Amerika, Prabowo Minta Daging Ayam Menu MBG Tak Dipotong Kecil-Kecil
in 7 hours

Kondisi Menurun Drastis, Wali Kota Bandung Farhan Mendadak Dilarikan ke IGD Rumah Sakit
in 5 hours

Aksi Arogan Berujung Bui! Polisi Tangkap 'Bang Jago' yang Viral Rusak Mini Cooper di Sunter
in 4 hours

Peluang atau Ancaman? Memahami Konsep Bonus Demografi untuk Masa Depan Bangsa
in 5 hours

Bumi Makin Padat: Bagaimana Ledakan Populasi Memengaruhi Krisis Lingkungan Global
in 4 hours

Ratusan Nakes NTT Desak Proses Hukum: Dugaan Misteri di Balik Kasus dr. Icha Harus Dibongkar!
14 hours ago

Karpet Merah untuk CPO Lokal: Mandatori B50 Prabowo Siap Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja Baru!
14 hours ago





