Senin, 10 Agustus 2026
Walisongo Global Media
Culture

Siapa Penemu Es Krim? Begini Perjalanan Makanan Manis Ini dari Masa ke Masa

Admin WGM - Saturday, 08 August 2026 | 05:00 PM

Background
Siapa Penemu Es Krim? Begini Perjalanan Makanan Manis Ini dari Masa ke Masa
Sejarah es krim dunia (Indotara Persada /)

Menelusuri Sejarah Es Krim: Dari Sajian Mewah Bangsawan hingga Populer di Dunia

Es krim telah lama menjadi salah satu hidangan penutup paling dicintai oleh berbagai kalangan di seluruh pelosok dunia. Kelembutan rasa manis dan kesegaran dinginnya selalu berhasil memanjakan lidah siapa saja yang menyantapnya. Namun, perjalanan es krim untuk menjadi pencuci mulut yang sangat mudah ditemui seperti sekarang menempuh sejarah panjang yang sangat menarik. Jauh sebelum adanya lemari pendingin modern atau pabrik pengolah produk susu canggih, es krim telah melalui evolusi bertahap—berawal dari hidangan es kuno yang eksklusif bagi kalangan bangsawan hingga bertransformasi menjadi komoditas konsumsi massal yang melintasi batas budaya.

Akar sejarah es krim dapat ditelusuri kembali ke zaman kuno ribuan tahun yang lalu. Pada masa kekuasaan Kekaisaran Tiongkok Kuno sekitar tahun 200 Sebelum Masehi, masyarakat bangsawan telah menikmati hidangan dingin berupa campuran beras dan susu yang dibekukan dengan cara dikemas di dalam salju. Di belahan dunia lain, Raja Salomo dan Kaisar Nero dari Romawi juga dikenal sangat menyukai hidangan segar berupa salju yang diambil langsung dari puncak gunung, lalu dicampur dengan sari buah, madu, atau anggur. Pada era tersebut, hidangan es merupakan simbol status sosial yang sangat mewah karena proses pengumpulan dan penyimpanan salju membutuhkan tenaga kerja yang besar serta biaya yang amat mahal.

Perkembangan penting dalam evolusi es krim terjadi ketika resep es buah dari kawasan Asia Barat dan Tiongkok dibawa ke Eropa oleh penjelajah Marco Polo pada akhir abad ke-13. Resep es krim yang makin mirip dengan bentuk modern mulai berkembang pesat di Italia dan Prancis pada masa Renaisans. Penambahan bahan utama berupa susu dan krim kental memberikan tekstur yang jauh lebih lembut dan kaya rasa. Namun, karena keterbatasan teknologi pendingin buatan, sajian resep kulinari ini tetap menjadi rahasia kerajaan dan hanya disajikan pada pesta-pesta megah di istana raja.

Revolusi besar yang mengubah es krim dari sajian eksklusif menjadi makanan rakyat terjadi pada abad ke-19, seiring dengan dimulainya era Industri. Pada tahun 1846, seorang perempuan asal Amerika Serikat bernama Nancy Johnson menciptakan mesin pembuat es krim manual pertama yang menggunakan engkol putar (hand-cranked ice cream freezer). Inovasi penemuan ini mempermudah proses pembuatan es krim secara signifikan, memicu berdirinya pabrik es krim skala besar pertama di Baltimore pada tahun 1851, serta mendorong hadirnya teknologi pendingin mekanis buatan.

Perkembangan pesat ini kemudian memicu munculnya berbagai variasi bentuk penyajian ikonik yang kita kenal hari ini, seperti wadah cone renyah, es krim stik (popsicle), hingga hidangan sundae. Kesimpulannya, es krim yang kita nikmati saat ini merupakan buah dari perjalanan sejarah panjang yang melibatkan perpaduan budaya, inovasi resep, dan lompatan teknologi. Dari hidangan salju mewah di meja makan para kaisar kuno, es krim kini telah menjelma menjadi simbol kebahagiaan universal yang menyegarkan seluruh dunia.