Kamis, 26 Februari 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Pasca Kematian Gembong Narkoba Meksiko "El Mencho", DPR RI Prioritaskan Keselamatan WNI

Trista - Wednesday, 25 February 2026 | 04:34 PM

Background
Pasca Kematian Gembong Narkoba Meksiko "El Mencho", DPR RI Prioritaskan Keselamatan WNI
Situasi Meksiko pasca kematian El Mencho (Mureks /)

Kondisi darurat Meksiko pasca tewasnya gembong narkoba, Nemesio Ruben Oseguera Cervantes atau "El Mencho" turut mengkhawatirkan sejumlah WNI (Warga Negara Indonesia) di sana. Baku tembak sengit antara militer Meksiko pada Minggu (22/2/2026) berlanjut dengan aksi balas dendam dan blokade di beberapa titik strategis. 

Menindaklanjuti permasalahan yang berimbas sebagai polemik global, anggota Komisi I DPR Fraksi PKB, Oleh Soleh meminta untuk kehadiran negara bagi diaspora di Meksiko, sejumlah 45 WNI di Jalisco. 

"Kondisi yang berkembang di Jalisco sangat mengkhawatirkan. Negara harus hadir memastikan seluruh WNI dalam keadaan aman. Keselamatan mereka adalah prioritas yang tidak bisa ditawar," jelas Oleh Soleh, dilansir dari laman ANTARA SULTENG, (25/2/2026). 

Soleh turut mendorong partisipasi aktif KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia)

 di Meksiko dalam penanganan polemik ini dengan pemantauan situasi secara langsung dan berkala, pembaruan data lokasi WNI, serta memastikan lancarnya komunikasi darurat. Polemik ini menjadi tugas Soleh yang membidangi urusan luar negeri, pertahanan, dan komunikasi. 

"KBRI harus aktif menjangkau dan memastikan kondisi setiap WNI. Jika Situasi semakin tidak terkendali, pemerintah perlu segera menyiapkan langkah evakuasi ke tempat yang lebih aman," jelasnya lebih lanjut. 

KBRI di Meksiko telah melakukan langkah penanganan sebagai respon kondisi Meksiko yang membahayakan bagi keamanan. Heni Hamidah, Plt Direktur Perlindungan WNI telah mengimbau WNI di Meksiko untuk membatasi kegiatan di luar rumah. Langkah ini akan lebih intensif dengan rencana kontijensi apabila situasi tidak kunjung membaik. 

"Hingga saat ini seluruh WNI yang tinggal dan bekerja di Meksiko, terutama di Negara Bagian Jalisco dalam keadaan baik dan seluruhnya sedang membatasi kegiatan di luar rumah," jelas Heni Hamidah, dilansir dari laman CNN Indonesia (24/2/2026). 

"KBRI telah memiliki rencana-rencana kontijensi yang sewaktu-waktu dalam diimplementasikan apabila dipandang diperlukan," lanjut Heni. 

Pemantauan berkala KBRI berkoordinasi dengan otoritas Mexico City terkait pergerakan titik panas kerusuhan.  DPR berharap langkah proaktif ini dapat mencegah adanya korban dari pihak Indonesia di tengah konflik internal yang tengah membara di Meksiko.