Misteri Terpecahkan! Ilmuwan Ungkap Rahasia di Balik Planet Pink yang Unik dan Eksotis
Admin WGM - Sunday, 21 June 2026 | 04:30 PM


Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) bersama tim astronom internasional berhasil mengungkap tabir misteri di balik eksistensi GJ 504b, sebuah planet gas raksasa yang dikenal unik karena visualnya yang berwarna merah jambu cerah. Melalui pemanfaatan data spektroskopi mutakhir dari Teleskop Luar Angkasa James Webb, para ilmuwan berhasil mengidentifikasi komponen atmosfer tidak biasa yang menjadi kunci di balik warna eksotis planet tersebut. Penemuan monumental ini menandai lompatan besar dalam pemahaman manusia mengenai proses pembentukan dan evolusi objek langit di luar Tata Surya kita.
GJ 504b, yang terletak sekitar 57 tahun cahaya dari Bumi di rasi bintang Virgo, awalnya ditemukan pada tahun 2013 menggunakan Teleskop Subaru di Hawaii. Selama lebih dari satu dekade, rona merah muda planet yang mengorbit bintang mirip Matahari ini terus memicu perdebatan sengit di kalangan astrofisikawan. Pengamatan mendalam terbaru menggunakan instrumen inframerah James Webb kini mengonfirmasi bahwa warna merah jambu tersebut merupakan pancaran radiasi panas dari interior planet yang masih sangat muda, diperkirakan baru berusia sekitar 160 juta tahun.
Di samping faktor usia planet yang relatif muda, para ilmuwan menemukan keunikan kimiawi pada lapisan atmosfer bagian atas GJ 504b. Instrumen spektrograf teleskop mendeteksi adanya kandungan uap garam dan senyawa silikat misterius dalam konsentrasi yang cukup tinggi. Keberadaan kristal-kristal mikro garam di atmosfer tersebut berfungsi seperti prisma raksasa yang menyerap gelombang cahaya biru serta hijau, kemudian memantulkan spektrum cahaya merah dan inframerah secara masif ke ruang angkasa, sehingga menciptakan efek visual warna merah jambu yang dominan.
Penemuan kandungan garam misterius ini sekaligus menantang teori konvensional mengenai pembentukan planet gas raksasa. Model astrofisika standar awalnya memprediksi bahwa planet yang terbentuk di wilayah luar sistem bintang akan didominasi oleh hidrogen dan helium murni tanpa unsur berat yang signifikan. Keberhasilan pengungkapan rahasia atmosfer GJ 504b ini memberikan metodologi baru bagi para peneliti global untuk mempelajari karakteristik kimiawi planet esensial lainnya di galaksi Bimasakti, sekaligus membuka peluang penemuan zat kimia tak terduga di dunia asing yang jauh.
Next News

Bukan Cuma Olahraga, Hari Selancar Internasional Jadi Momen Penting Jaga Kelestarian Laut
a day ago

Bukan Cuma Karena Perang, Ini 4 Faktor Utama yang Memaksa Manusia Mengungsi dari Negaranya
a day ago

Sering Tertukar, Ini Perbedaan Nyata Antara Pengungsi, Pencari Suaka, dan Migran
a day ago

Biar Gak Kena 'Post-Holiday Blues', Lakukan 4 Persiapan Ini Sebelum Masuk Semester Baru
2 days ago

Mengenal Agenda 'Women, Peace, and Security' sebagai Benteng Pencegahan Kekerasan Seksual
2 days ago

Bukan Sekadar Dampak Buruk Perang, Ini Sejarah Mengapa Kekerasan Seksual dalam Konflik Masuk Kejahatan Perang
2 days ago

Cara Mendeteksi Alat Pelacak Tersembunyi dengan Android dan iPhone, Simak Langkahnya
3 days ago

BMKG Prediksi El Nino Berlangsung Juni 2026 hingga Mei 2027, Waspadai Dampak Kekeringan
3 days ago

Berada di Lingkaran Cincin Api, Mengapa Wilayah Indonesia Begitu Sering Diguncang Gempa?
4 days ago

Bukan Mistis! Ini Penjelasan Ilmiah Mengapa Air Laut Dekat Dermaga Berwarna Hijau
4 days ago





