Mendag: Minyakita Kini Difokuskan untuk Pasar Rakyat, Tidak Lagi Masuk Program Bantuan Pangan
Admin WGM - Tuesday, 09 June 2026 | 04:15 PM


Menteri Perdagangan Budi Santoso menyatakan bahwa minyak goreng rakyat Minyakita tidak lagi menjadi bagian dari program bantuan pangan pemerintah. Ke depan, seluruh pasokan Minyakita akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melalui distribusi di pasar-pasar rakyat.
Menurut Budi, pemerintah terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk produsen, Perum Bulog, dan ID Food guna memastikan ketersediaan dan distribusi Minyakita berjalan lancar serta mudah dijangkau masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa Minyakita bukan merupakan produk minyak goreng bersubsidi. Produk tersebut berasal dari skema domestic market obligation (DMO), yakni kewajiban bagi pelaku usaha untuk menyediakan sebagian pasokan bagi kebutuhan dalam negeri sebelum melakukan ekspor.
Selain membahas distribusi Minyakita, Budi juga mengungkapkan bahwa program bantuan pangan pemerintah ke depan dapat disesuaikan dengan kondisi pasar. Pemerintah memiliki peluang untuk memanfaatkan komoditas yang mengalami kelebihan pasokan sebagai bagian dari bantuan pangan guna membantu menjaga stabilitas harga di tingkat produsen.
Sebagai contoh, komoditas telur dapat dipertimbangkan untuk masuk dalam program bantuan pangan apabila harga di tingkat peternak mengalami penurunan akibat melimpahnya pasokan. Mekanisme serupa juga berpotensi diterapkan pada komoditas pangan lainnya, termasuk daging ayam.
Lebih lanjut, pemerintah melihat adanya peluang sinergi antara program bantuan pangan dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kolaborasi tersebut dinilai dapat membantu menyerap hasil produksi petani dan peternak ketika harga komoditas mengalami tekanan sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat.
Next News

Mens Rea Etik Suryani: KPK Sebut Korupsi di Sukoharjo Estafet Antarbupati
in 6 hours

Diserang Isu Money Laundering Raffi Ahmad, RANS Buka Suara di Tengah Persiapan Melantai di Bursa!
in 5 hours

Sogok Massal Penguasa Gerbang Negara: Bagaimana John Field dkk Membeli Kebijakan Bea Cukai Senilai Puluhan Miliar
in 4 hours

Ingin Porsi Layak Seperti di Amerika, Prabowo Minta Daging Ayam Menu MBG Tak Dipotong Kecil-Kecil
in 7 hours

Kondisi Menurun Drastis, Wali Kota Bandung Farhan Mendadak Dilarikan ke IGD Rumah Sakit
in 5 hours

Aksi Arogan Berujung Bui! Polisi Tangkap 'Bang Jago' yang Viral Rusak Mini Cooper di Sunter
in 4 hours

Peluang atau Ancaman? Memahami Konsep Bonus Demografi untuk Masa Depan Bangsa
in 5 hours

Bumi Makin Padat: Bagaimana Ledakan Populasi Memengaruhi Krisis Lingkungan Global
in 4 hours

Ratusan Nakes NTT Desak Proses Hukum: Dugaan Misteri di Balik Kasus dr. Icha Harus Dibongkar!
13 hours ago

Karpet Merah untuk CPO Lokal: Mandatori B50 Prabowo Siap Serap 2,1 Juta Tenaga Kerja Baru!
13 hours ago





