Senin, 15 Juni 2026
Walisongo Global Media
Health

Mata Terasa Panas dan Perih? Kenali 7 Penyebab yang Sering Diabaikan

Admin WGM - Friday, 12 June 2026 | 10:30 PM

Background
Mata Terasa Panas dan Perih? Kenali 7 Penyebab yang Sering Diabaikan
(Liputan6.com/)

Mata yang terasa panas, perih, atau seperti terbakar merupakan keluhan yang cukup umum dialami banyak orang. Kondisi ini dapat muncul sesekali maupun berlangsung dalam waktu yang lebih lama. Meski sering dianggap ringan, sensasi panas pada mata bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang perlu mendapat perhatian.

Secara umum, rasa panas pada mata terjadi akibat iritasi atau peradangan pada permukaan mata. Penyebabnya beragam, mulai dari faktor lingkungan hingga kondisi medis tertentu. Berikut beberapa penyebab mata terasa panas yang paling sering terjadi.

1. Mata Kering

Mata kering menjadi salah satu penyebab paling umum. Kondisi ini terjadi ketika mata tidak menghasilkan cukup air mata atau kualitas air mata tidak mampu menjaga kelembapan permukaan mata secara optimal.

Akibatnya, mata dapat terasa panas, perih, gatal, hingga tampak kemerahan. Penggunaan komputer atau ponsel dalam waktu lama juga dapat memperparah kondisi ini karena frekuensi berkedip menjadi berkurang.

2. Paparan Layar Digital Berlebihan

Di era digital, banyak orang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar komputer, laptop, atau telepon pintar. Aktivitas ini dapat memicu ketegangan mata digital (digital eye strain).

Selain membuat mata terasa panas, kondisi tersebut juga dapat menyebabkan penglihatan kabur, sakit kepala, dan rasa tidak nyaman pada area sekitar mata.

3. Alergi

Alergi mata terjadi ketika mata bereaksi terhadap zat tertentu, seperti debu, serbuk sari, bulu hewan, atau asap. Reaksi alergi memicu pelepasan histamin yang menyebabkan mata terasa panas, gatal, berair, dan kemerahan.

Gejala biasanya akan membaik setelah paparan alergen berkurang atau dengan pengobatan yang sesuai.

4. Iritasi Akibat Lingkungan

Paparan polusi udara, asap rokok, angin kencang, bahan kimia, atau penggunaan produk kosmetik tertentu dapat mengiritasi permukaan mata.

Kondisi ini sering menyebabkan sensasi terbakar, mata merah, hingga rasa mengganjal yang membuat aktivitas sehari-hari menjadi tidak nyaman.

5. Infeksi Mata

Infeksi yang disebabkan oleh bakteri, virus, maupun jamur juga dapat menimbulkan rasa panas pada mata. Salah satu yang paling sering terjadi adalah konjungtivitis atau peradangan pada selaput bening yang melapisi bagian putih mata.

Selain rasa panas, infeksi biasanya disertai mata merah, keluarnya cairan, pembengkakan, dan terkadang gangguan penglihatan.

6. Blefaritis

Blefaritis merupakan peradangan pada kelopak mata yang umumnya terjadi akibat pertumbuhan bakteri berlebih atau gangguan pada kelenjar minyak di sekitar bulu mata.

Penderita blefaritis sering mengeluhkan mata terasa panas, gatal, berair, dan muncul kerak pada tepi kelopak mata saat bangun tidur.

7. Penggunaan Lensa Kontak yang Tidak Tepat

Lensa kontak yang digunakan terlalu lama, kurang bersih, atau tidak sesuai dengan kondisi mata dapat menyebabkan iritasi. Akibatnya, mata menjadi panas, merah, dan terasa tidak nyaman.

Karena itu, pengguna lensa kontak disarankan selalu menjaga kebersihan serta mengikuti petunjuk penggunaan yang benar.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Mata yang terasa panas umumnya dapat membaik dengan istirahat yang cukup dan mengurangi faktor pemicunya. Namun, pemeriksaan medis perlu dilakukan apabila keluhan berlangsung lebih dari beberapa hari, disertai nyeri hebat, pembengkakan, keluarnya cairan berlebihan, atau penurunan kemampuan penglihatan.

Dokter dapat membantu menentukan penyebab pasti dan memberikan penanganan yang sesuai agar kondisi tidak berkembang menjadi gangguan yang lebih serius.

Cara Menjaga Kesehatan Mata

Untuk mengurangi risiko mata terasa panas, beberapa langkah sederhana dapat dilakukan, seperti membatasi penggunaan layar digital secara berlebihan, menerapkan aturan 20-20-20 saat bekerja di depan komputer, menjaga kebersihan tangan sebelum menyentuh mata, serta menggunakan kacamata pelindung saat berada di lingkungan berdebu atau berangin.

Menjaga kesehatan mata sejak dini sangat penting karena mata merupakan salah satu organ vital yang berperan besar dalam aktivitas sehari-hari. Dengan mengenali penyebab mata terasa panas dan mengambil langkah pencegahan yang tepat, risiko gangguan penglihatan dapat diminimalkan.