Mahasiswa Unnes Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Tiga Korban Teridentifikasi
Admin WGM - Friday, 19 June 2026 | 07:06 PM


Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) diduga terlibat kasus pelecehan seksual terhadap pelanggan jasa titip (jastip) yang dijalankannya. Kasus tersebut menjadi sorotan publik setelah terduga pelaku didatangi sekelompok massa dan ramai diperbincangkan di media sosial.
Pihak kampus mengungkapkan bahwa hingga saat ini telah teridentifikasi tiga orang yang diduga menjadi korban dalam kasus tersebut. Informasi itu disampaikan setelah dilakukan penanganan awal oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) Unnes.
Kepala Humas Unnes, Surahmat, mengatakan laporan terkait dugaan kekerasan seksual tersebut mulai ditindaklanjuti pada Rabu (17/6). Pada hari yang sama, Satgas PPK memanggil pelapor untuk dimintai keterangan sekaligus mengumpulkan bukti-bukti awal yang diperlukan dalam proses investigasi.
Dari hasil pemeriksaan awal, tim Satgas menemukan adanya tiga korban yang diduga mengalami tindakan kekerasan seksual oleh terlapor. Saat ini proses pendalaman masih terus dilakukan untuk memastikan seluruh fakta yang berkaitan dengan kasus tersebut.
Surahmat menjelaskan, di tengah proses penanganan kasus, muncul unggahan dari akun anonim di media sosial X yang meminta terduga pelaku menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada para korban. Unggahan tersebut kemudian menarik perhatian publik dan memicu berbagai reaksi.
Tak lama setelah itu, terduga pelaku dilaporkan didatangi massa pada dini hari. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, yang bersangkutan kemudian diamankan ke Polrestabes Semarang.
Meski kasus ini tengah menjadi perhatian, pihak kampus menyatakan status mahasiswa yang bersangkutan masih aktif. Universitas belum mengambil keputusan terkait sanksi akademik karena proses pemeriksaan dan pendalaman kasus masih berlangsung.
Unnes menegaskan akan mengikuti prosedur yang berlaku dalam penanganan dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus serta memastikan proses investigasi dilakukan secara menyeluruh sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Next News

Banjir Bandang Terjang Padang Usai Hujan Deras: Belasan Warga Terjebak di Loteng Rumah, Jalan Utama Lumpuh Total
an hour ago

Sedang Tiduran Main HP, Pemilik Bengkel Tambal Ban di Boyolali Diberondong Tembakan Senjata Airsoft Gun
an hour ago

Polisi Usut Kasus Berdarah Ambokembang Pekalongan: 4 Tersangka Ditangkap, Penyebab Kematian Masih Misteri
an hour ago

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
a day ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
a day ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
a day ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
a day ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
a day ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
2 days ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
2 days ago





