Rabu, 12 Agustus 2026
Walisongo Global Media
Daily & Lifestyle

Jangan Cuma Nunggu Listrik Nyala! Lakukan Hal Ini Pas Mati Lampu Biar Alat Elektronik di Rumah Gak Cepat Rusak

Admin WGM - Monday, 03 August 2026 | 11:16 AM

Background
Jangan Cuma Nunggu Listrik Nyala! Lakukan Hal Ini Pas Mati Lampu Biar Alat Elektronik di Rumah Gak Cepat Rusak
Mati listrik bikin elektronik rusak (kompas.com/)

Suasana rumah yang mendadak gelap gulita gara-gara mati lampu sering kali bikin kita refleks menghela napas pasrah. Kebanyakan orang biasanya bakal langsung mencari lilin, menyalakan lampu darurat, lalu duduk santai sambil menunggu aliran listrik kembali normal. Padahal, membiarkan kondisi rumah begitu saja saat pemadaman berlangsung bisa menjadi pemicu utama kerusakan berbagai alat elektronik kesayangan. Tanpa disadari, bahaya terbesar bagi perangkat elektronik di rumah sebenarnya bukan terjadi saat listrik padam, melainkan ketika arus listrik tiba-tiba menyala kembali.

Saat aliran listrik kembali terhubung setelah pemadaman, biasanya akan terjadi lonjakan daya atau power surge secara mendadak. Arus listrik yang masuk secara tiba-tiba dengan tegangan tidak stabil ini sangat rentan merusak komponen sensitif di dalam kompresor kulkas, pendingin ruangan, televisi, hingga komputer. Oleh karena itu, tindakan pertama yang wajib kamu lakukan begitu rumah mendadak gelap adalah mencabut seluruh steker atau colokan alat elektronik utama dari stopkontak. Cukup tinggalkan satu sakelar lampu dalam posisi menyala sebagai indikator visual agar kamu tahu kapan listrik sudah kembali mengalir.

Khusus untuk alat elektronik yang memiliki komponen pendingin atau mesin kompresor seperti kulkas dan AC, penanganannya butuh perhatian ekstra. Ketika listrik padam, usahakan untuk tidak terlalu sering membuka-tutup pintu kulkas agar suhu dingin di dalamnya tetap terjaga dan makanan tidak cepat basi. Selain itu, saat aliran listrik sudah menyala kembali, jangan terburu-buru untuk langsung mencolokkan kembali kabel kulkas atau menyalakan AC secara mendadak. Berikan jeda waktu sekitar lima sampai sepuluh menit agar tegangan arus listrik dari pusat benar-benar stabil terlebih dahulu sebelum mesin pendingin kembali bekerja.

Langkah pencegahan lain yang tidak kalah penting adalah membiasakan diri menggunakan alat pelindung tambahan seperti stabilizer atau perangkat UPS pada barang-barang elektronik yang berharga mahal. Penggunaan perangkat ini berfungsi sebagai benteng pertahanan yang menyerap lonjakan voltase berbahaya saat listrik baru menyala, sehingga arus yang masuk ke perangkat tetap berada di batas aman. Mematikan sakelar pusat atau MCB pada panel listrik rumah juga bisa jadi pilihan paling praktis jika kamu ingin mengamankan seluruh instalasi listrik sekaligus tanpa harus mencabut colokan satu per satu dalam kegelapan.

Memadukan langkah-langkah penanganan yang tepat saat mati lampu akan membuat kamu tidak perlu lagi merasa cemas dengan usia pakai barang elektronik di rumah. Tindakan sederhana ini terbukti jauh lebih hemat dibandingkan kamu harus mengeluarkan biaya perbaikan yang mahal atau membeli perangkat baru akibat kerusakan komponen internal. Jadi, mulai sekarang, ubah kebiasaan pasif saat mati lampu dan langsung ambil tindakan cepat untuk melindungi semua aset elektronik di rumahmu.