Element: Kabar Duka Dari Playlist Lama
Admin WGM - Monday, 26 January 2026 | 06:03 PM


Kabar duka yang datang dari grub musik Element yaitu Lucky Widja. Ia meninggal dunia pada 25 Januari 2026. Ia dikenal sebagai aktor, penyanyi, penulis lagu dan produser musik Indonesia. Diketahui beliau sempat mengidap Tuberkolosis Ginjal, penyakit langka yang menyerang saluran kandung kemih. Beliau sudah lama berjuang melawan TB ginjal dan rutin cuci darah sebelum akhirnya meninggal dunia.
TB Ginjal sendiri tidak boleh dianggap sepele, karena kalo ngga ditangani dengan tepat bisa bikin kerusakan ginjal yang bersifat permanen. Namun kabar baiknya penyakit ini itu bisa sembuh, kalo di deteksi punya penyakit ini sedari dini. Penanganan nya harus dilakukan adalah dengan menggunakan terapi obat anti-tuberkolosis yang harus diminum secara teratur dalam jangka panjang.
Penyakit ini terjadi ketika bakteri Mycrobacterium tuberculosis yang awalnya menginfeksi paru-paru akhirnya menyebar melalui aliran darah dan menetap di ginjal. Prosesnya perlahan, sampai kadang ngga kedeteksi dan menimbulkan keluhan yang jelas.
Element dikenal sebagai musik pop yang hadir dengan warna khas di era kejayaan band-band Indonesia. Struktur musiknya yang rapih dan liriknya mudah diingat membuat karyanya terus mengudara dan dikenal secara luas. Band ini sempat berada di puncak popularitas musik Indonesia di awal tahun 2000-an. Dan sejak awal terbentuknya grub band Element ini Lucky Widja sudah bergabung pada tahun 1997. Lalu Element mulai dikenal luas setelah merilis album perdananya yang bertajuk "Hanyalah Cinta" pada tahun 1999.
Bagi pendengar musik Element, pasti berat merasa kehilangan seorang vokalis yang kalcer nya di grub musik ini. Namun yang tertinggal disini bukan hanya kesedihan, melainkan warisan karya yang dibuat dengan kejujuran dan kebersamaan. Lagu-lagu ini mampu bertahan karena lagu tersebut yang sederhana,rapih dan mudah diterima lintas waktu.
Keberadaan Lucky Widja dalam perjalanan awal Element menegaskan pentingnya peran individu dalam sebuah band. Bukan tentang siapa yang paling terlihat, tetapi tentang kontribusi kolektif yang membentuk sebuah karya. Lucky Widja tak akan hadir lagi setelah ini secara fisik, namun karyanya tetap menemukan jalannya sendiri, untuk kembali ke pendengar.Dan sejatinya musik itu ngga pernah hilang, hanya orang nya yang pergi.
Next News

Dari Candy hingga Hot Sauce, Inilah Amunisi Lagu NCT Dream untuk Lawan Stres Kuliah
a day ago

Resmi! Mark Lee Hengkang dari NCT dan SM Entertainment Usai 1 Dekade
a day ago

Geger di Media Sosial! Jenna Ortega Dikecam Gara-gara Rumor Kedekatan dengan Elias Rønnenfelt
a day ago

Resmi Tayang 30 April! Sinopsis Dilan ITB 1997 Janjikan Drama Cinta yang Lebih Dewasa
2 days ago

Film Ghost in The Cell Karya Joko Anwar Siap Tayang di 86 Negara
2 days ago

Album Menari dengan Bayangan Milik Hindia Akan Diadaptasi Jadi Film Layar Lebar
2 days ago

Hindia dan Musik Relatable Favorit Gen Z
2 days ago

Mark Lee Akhiri Kontrak dengan SM, Tinggalkan Seluruh Aktivitas NCT
2 days ago

Olivia Rodrigo Siapkan Album Ketiga, Tawarkan Nuansa Musik Lebih Dewasa
2 days ago

Ending XO, Kitty Season 3 Dijelaskan: Cinta, Pilihan, dan Masa Depan Kitty
2 days ago





