Kamis, 19 Februari 2026
Walisongo Global Media
Entertainment

Bukan Jalur Biasa, Tapi Alas Roban

Admin WGM - Sunday, 18 January 2026 | 01:57 PM

Background
Bukan Jalur Biasa, Tapi Alas Roban
Film horor terbaru ini hasil garapan rumah produksi Unlimited Production dengan judul "Alas Roban" (Instagram @filmalasroban/)

Alas Roban merupakan, jalur panjang yang terkenal angker di Batang, Jawa Tengah. Kenapa terkenal angker, karena banyak tragedi kecelakaan dan kisah mistis yang menyelimutinya.

Dulu, Alas Roban dikenal dengan hutan liar nya yang ganas, banyak jurang nya dan hewan buas yang menyapa kalo kamu lewat sini. Sebagian orang banyak yang skip lewat jalur ini ketika ngga kepepet banget. Jalan ini dikatakan angker karena dulu Saat Herman Willem Daendels memerintahkan pembangunan Jalan Raya Pos (Anyer–Panarukan), Alas Roban jadi bagian yang paling susah, jadi banyak pekerja paksa yang didatangkan. Mengingat projek di Alas Roban ini paling susah, tidak banyak pekerja yang sakit, kelaparan, hingga meninggal. Dari situ mayat para pekerja di makamkan seadanya di jalur ini. Ini yang menjadi statement masyarakat bahwa hutan ini angker karena peristiwa itu.

 Setelah jalan tersebut jadi, jalur ini tetap tidak ramah bagi pengendara, pasalnya daerah sini dulu nya rawan perampokan, sering terjadi kecelakaan, berkabut dan ngga heran kalo kendaraan yang mogok gegara turunan atau tanjakan yang tajam. Karena jalur panjang ini sepi, banyak yang merasa kalo cuma muter-muter doang dan lama sampe nya, ngga banyak juga orang yang ngeliat atau denger sesuatu yang aneh.

Dengan diangkat nya film bertajuk "Alas Roban" ini merupakan sebuah karya legenda mistis yang menjadi antusias penonton. Karena banyak mereka yang cuma taunya "Alas Roban" itu horor, tapi belum pernah liat bentuknya gimana. Karena film ini latar tempatnya langsung di ala roban itu sendiri, dengan ngeliatin bagian dimana yang menjadi identik nya jalur ini yaitu "Jalur Tengkorak".

Film ini mencuat hingga mendapatkan 176.502 penonton pada penayangan di tanggal 15 Januari 2026, karena mengangkat dari segi tempat angker yang memang sudah terkenal dengan sisi angker nya di Jawa Tengah. Menariknya dari film horor ini terasa manusiawi, karena ketakutan yang datang dari keputusan kecil, maksa tetep lanjut, dan ngga dengerin firasat atau kata hati, jadi cuma yakin sambil bisik dalem hati "ah aman ini" "kek nya ngga seserem itu ya". Nah, disitu yang bikin horor nya kena, karena relate sama kehidupan nyata. Dari film ini ngingetin kita kalo ada loh tempat yang harus kita lewati dengan rasa hormat, karena alam hanya menjadi saksi bisu di alas tersebut.

Film ini kaya bilang, kadang horor itu bukan bukan soal apa yang lihat, tapi ke apa yang kita rasain, kalau kamu inget rasanya daripada ceritanya, berarti film ini udah bekerja dengan caranya sendiri. Yang udah nonton "Alas Roban" kira-kira bikin serem atau bertanya-tanya, emang bener jalur legendaris itu seseram itu?