Rabu, 10 Juni 2026
Walisongo Global Media
Daily & Lifestyle

Bosan Makan Mi Instan? Ini 4 Kreasi Menu Mewah Saat Camp di Gunung

Admin WGM - Sunday, 07 June 2026 | 05:30 PM

Background
Bosan Makan Mi Instan? Ini 4 Kreasi Menu Mewah Saat Camp di Gunung
Makan di Gunung (Phinemo /)

Mengisi ulang energi setelah seharian berjalan melewati jalur terjal adalah momen yang paling dinanti saat berada di dalam tenda. Sayangnya, keterbatasan alat memasak dan beratnya beban ransel sering kali membuat menu makanan di gunung menjadi monoton. Mi instan dan kornet kaleng pun kerap menjadi pilihan tunggal karena kepraktisannya, padahal tubuh membutuhkan asupan nutrisi dan kalori yang jauh lebih besar untuk memulihkan otot yang kelelahan serta melawan suhu dingin ekstrem.

Sebenarnya, menyajikan makanan hangat, lezat, dan bernutrisi tinggi di alam bebas tidaklah sesulit yang dibayangkan. Dengan sedikit kreativitas, bahan-bahan sederhana yang ringan dibawa bisa diolah menjadi hidangan berkalori tinggi dalam hitungan menit menggunakan kompor lapangan. Bagi kamu yang ingin meningkatkan kualitas kuliner alam bebas enak tanpa ribet, berikut adalah empat ide memasak saat camping yang wajib dicoba!

1. Creamy Carbonara Instan Berenergi

Jika kamu mendambakan hidangan bergaya barat yang kaya akan lemak sehat dan karbohidrat, pasta carbonara instan adalah menu masak camp hiking yang sangat ideal. Menu ini memberikan pasokan kalori instan yang besar agar tubuh kembali bertenaga setelah lelah mendaki.

Cara Memasak: Rebus pasta jenis penne atau spageti yang sudah dipotong dua (agar muat di nesting) hingga matang, lalu tiriskan dan sisakan sedikit air rebusannya. Di nesting yang sama, masukkan dua sendok makan susu bubuk full cream yang sudah dilarutkan dengan sedikit air, lalu tambahkan potongan sosis dan satu lembar keju slice. Aduk cepat di atas api kecil hingga keju meleleh dan saus mengental membungkus pasta. Taburi dengan lada hitam untuk memberikan efek hangat di tubuh.

2. Nasi Goreng Gila Sosis Kornet (Padat Kalori)

Nasi adalah sumber karbohidrat utama pendaki Indonesia. Agar tidak membosankan, kamu bisa mengolah nasi sisa makan malam atau nasi instan menjadi nasi goreng gila yang kaya protein dan tinggi kalori sebagai logistik gunung andalan.

Cara Memasak: Tumis bawang putih dan bawang merah cincang (bisa diganti bumbu dasar siap pakai bawaan dari rumah) menggunakan mentega. Masukkan kornet sapi dan potongan sosis, lalu aduk hingga kecokelatan. Tambahkan satu butir telur, buat orak-arik kasar, lalu masukkan nasi putih. Beri kecap manis, saus sambal, garam, dan merica sesuai selera. Mentega dan protein padat dari kornet akan memberikan suntikan energi yang tahan lama untuk perjalanan turun gunung esok hari.

3. Sup Tomyam Bakso Gurih dan Hangat

Menghadapi angin gunung yang menusuk tulang paling pas ditemani dengan kuah yang pedas, asam, dan menyegarkan. Sup tomyam merupakan alternatif masakan yang sangat praktis berkat kehadiran bumbu pasta instan di pasaran.

Cara Memasak: Didihkan air di dalam nesting, kemudian masukkan satu sendok makan bumbu pasta tomyam instan. Setelah aromanya keluar, masukkan bahan-bahan logistik yang awet seperti bakso sapi, frozen food instan, atau tahu putih yang dipotong dadu. Tambahkan sedikit cabai rawit utuh jika kamu pencinta pedas. Sup hangat ini tidak hanya memanjakan lidah, tetapi juga efektif melancarkan pernapasan dan mengembalikan suhu inti tubuh yang kedinginan.

4. Oatmeal Gurih Chicken Salted Egg

Banyak orang mengira oatmeal hanya bisa dikonsumsi dengan buah dan susu untuk menu diet. Padahal di gunung, oatmeal bisa disulap menjadi pengganti bubur ayam gurih berkalori tinggi yang sangat cepat matang—hanya butuh waktu kurang dari 3 menit!

Cara Memasak: Larutkan bubuk saus telur asin (salted egg powder) siap pakai dengan air panas di dalam nesting, lalu masukkan potongan ayam goreng sisa atau abon sapi. Setelah mendidih, masukkan 4-5 sendok makan oatmeal instan (quick cooking). Aduk rata selama satu menit hingga oatmeal mengembang dan teksturnya mengental seperti bubur. Menu sarapan ini sangat efisien menghemat gas kompor lapangan sekaligus padat serat dan kalori.

Melalui trik pemilihan bahan yang tepat, momen memasak di gunung tidak lagi menjadi beban, melainkan aktivitas camping yang seru dan dinanti. Keempat resep makanan gunung praktis di atas membuktikan bahwa keterbatasan alat bukanlah penghalang untuk makan enak dan sehat di alam liar.