Baru Kemarin Dilantik Jadi Ketua Ombudsman, Hery Susanto Resmi Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Trista - Thursday, 16 April 2026 | 03:10 PM


Jaksa Agung Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menangkap Ketua Ombudsman RI Hery Susanto (HS) sebagai tersangka. Hery menjadi tersangka perkata korupsi tata kelola usaha pertambangan nikel di Provinsi Sulawesi Tenggara dari tahun 2013 sampai 2025.
Dilansir dari laman Berita Satu, Direktur Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman menyampaikan praktik antirasuah ini dilakukan saat sedang menjabat sebagai Komisioner Ombudsman RI periode 2021-2026. Perlu diketahui bahwa Ombudsman merupakan lembaga negara independen yang bertugas mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik oleh aparatur negara, BUMN, BUMD, dan badan swasta/perseorangan yang didanai APBN/APBD.
"Penetapan tersangka tersebut dilakukan setelah tim penyidik memperoleh bukti yang cukup melalui serangkaian tindakan penyidikan, penggeledahan, dan lain-lain," ungkap Syarief Sulaeman, di Gedung Jampidsus Kejagung, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Hery Susanto terlihat telah mengenakan rompi tahanan Kejagung berwarna merah muda keluar dari gedung bundar Jampidsus Kejagung sekitar pukul 11.20 WIB. Melansir dari laman Kompas.com, Hery ditetapkan sebagai tersangka penerimaan uang senilai Rp 1,5 miliar dari seseorangan berinisial LKM, direktur perusahaan berinisial PT TSHI.
Kasus ini bermula dari persoalan perhitungan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang dihadapi PT TSHI dengan Kementerian Kehutanan (Kemenhut). Keterlibatan Hery Susanto dilakukan dengan mengatur kembali kebijakan yang dibuat oleh Kemenhut untuk dikoreksi terlebih dahulu dengan Ombudsman sehingga PT TSHI dalam melakukan perhitungan sendiri beban yang harus dibayarkan kepada negara.
"Untuk melaksanakan hal tersebut, tersangka ini menerima sejumlah uang dari Saudara LKM yang merupakan direktur PT TSHI, kurang lebih yang sudah diserahkan dari satu orang ini adalah kurang lebih sejumlah Rp 1,5 miliar," ungkap Syarief.
Sebelumnya, Hery telah diangkat menjadi Ketua Ombudsman periode 2026 -2031 dan disaksikan Presiden Prabowo Subianto untuk pembacaan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). Sumpah jabatan ini merupakan hasil uji kelayakan dan kepatutan atau fit and proper test yang baru dilakukan bulan Januari 2026 oleh Komisi II DPR RI.
"Pada saat ini tersangka dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba cabang Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan," lanjut Syarief dalam konferensi pers di Kejagung, Jakarta, Kamis (16/4/2026).
Penetapan tersangka Hery dilakukan usai melakukan serangkaian kegiatan penyidikan, mulai dari pemeriksaan saksi dan penggeledahan di wilayah Jakarta. Maraknya kasus korupsi yang melibatkan hampir sebagian besar pejabat pemerintah menjadi tanda tanya besar apakah sistem pemerintahan Indonesia sudah terlalu rusak sehingga penyelewengan kebijakan mudah terjadi.
Next News

Kementerian ESDM Jadwalkan Uji Coba B50 di Moda Transportasi Kereta Api Pekan Depan
in a few seconds

Belum Selesai! KPK Panggil Sepuluh Saksi Perkara Gratifikasi Alih Daya Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
3 minutes ago

Istana Memanas! Prabowo Panggil Dudung dan Luhut Bahas Strategi Pertahanan Nasional
28 minutes ago

Tolak Mobil Dinas Mewah, Unjuk Rasa di Samarinda Berakhir dengan Kericuhan
an hour ago

Bukan Sekadar Seremonial, Hari Bumi 2026 Jadi Momentum Pertahanan Fakta Ilmiah
2 hours ago

Kospi Pimpin Kenaikan Bursa Asia, Rekor Tertinggi Pecah di Tengah Sinyal Damai Iran
3 hours ago

Kemnaker Bergolak! Antara Dugaan Pemerasan THR dan Gaya Hidup Mewah Pejabat 'Sultan
4 hours ago

DPR Desak Transparansi Harga BBM, Pemerintah Fokus Amankan Subsidi dan Biodiesel
5 hours ago

Menteri Bahlil Umumkan Gas Jumbo di Kaltim, Media Asing: RI Kembali Jadi Raksasa Energi
6 hours ago

Siapkan Dompet! Iuran BPJS Kesehatan Mandiri Bakal Disesuaikan per Pertengahan Tahun
7 hours ago





