Banyak Dicari untuk Diet, Chia Seed Ternyata Punya Risiko bagi Sebagian Orang
Admin WGM - Friday, 26 June 2026 | 10:00 PM


Chia seed atau biji chia menjadi salah satu superfood yang populer sebagai menu sarapan maupun camilan sehat. Biji kecil ini kaya akan serat, protein, asam lemak omega-3, antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Tak heran jika chia seed sering ditambahkan ke dalam oatmeal, smoothie, yogurt, hingga puding sehat.
Meski memiliki banyak manfaat, chia seed tidak selalu aman bagi semua orang. Jika dikonsumsi secara berlebihan atau oleh individu dengan kondisi kesehatan tertentu, makanan ini dapat memicu sejumlah masalah kesehatan.
Kaya Nutrisi, tetapi Tinggi Serat
Dalam 100 gram chia seed terkandung serat, protein, dan lemak sehat dalam jumlah tinggi. Kandungan serat larutnya mampu menyerap air hingga berkali-kali lipat dari berat aslinya sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu melancarkan pencernaan.
Namun, sifat inilah yang juga membuat chia seed perlu dikonsumsi dengan cara yang benar.
Siapa yang Perlu Berhati-hati?
Beberapa kelompok orang disarankan lebih berhati-hati saat mengonsumsi chia seed, antara lain:
- Penderita gangguan pencernaan, karena asupan serat yang terlalu tinggi dapat memicu kembung, sembelit, diare, atau nyeri perut.
- Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah, sebab kandungan omega-3 pada chia seed dapat meningkatkan efek pengenceran darah.
- Penderita tekanan darah rendah, karena chia seed berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.
- Orang yang memiliki alergi terhadap biji-bijian tertentu, seperti wijen atau mustard, karena berisiko mengalami reaksi alergi.
Jangan Dikonsumsi dalam Keadaan Kering
Para ahli juga menyarankan agar chia seed direndam terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Biji chia mampu menyerap cairan hingga sekitar 10–12 kali beratnya. Jika langsung ditelan dalam keadaan kering, biji dapat mengembang setelah berada di saluran cerna sehingga meningkatkan risiko tersedak atau menyumbat kerongkongan, terutama pada orang yang memiliki gangguan menelan.
Berapa Takaran yang Dianjurkan?
Secara umum, konsumsi sekitar 1–2 sendok makan chia seed per hari sudah cukup untuk memperoleh manfaat nutrisinya. Chia seed dapat dicampurkan ke dalam yogurt, oatmeal, smoothie, salad, atau puding setelah direndam agar teksturnya lebih aman dan mudah dicerna.
Chia seed tetap merupakan makanan bergizi yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, manfaatnya akan lebih optimal jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, direndam sebelum dimakan, dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Bagi orang yang memiliki penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi chia seed secara rutin.
Next News

Anti Gagal! Panduan Lengkap Teknik Memasak untuk Hasil Masakan Selevel Restoran
a day ago

Lagi Viral! Resep Dubai Chewy Cookie yang Kenyal di Luar, Crunchy Pistachio di Dalam
4 days ago

Aturan Garis Keras Menikmati Kuliner Bersantan dan Berlemak Tanpa Takut Kolesterol
4 days ago

Lebih Hemat dan Enak! Cara Membuat Saus Barbeku Homemade Klasik ala Rumahan
6 days ago

Beda Potongan Beda Tekstur: Kenali Istilah Ribeye, Sirloin, dan Tenderloin untuk Dipanggang
6 days ago

Jangan Salah Pilih! Kenali Perbedaan Dark, Milk, dan White Chocolate
7 days ago

Wisata Kuliner Pekalongan & Batang: 7 Kuliner Legendaris yang Wajib Dicoba
9 days ago

Anak Gak Suka Buah? Coba 5 Ide Kreasi Olahan Buah Unik dan Menyehatkan Ini
10 days ago

Dari Dapur Sendiri: 5 Ide Bisnis Pastry Rumahan yang Paling Laris dan Mudah Dibuat
10 days ago

Anti Gagal! Rahasia Membuat Puff Pastry Rumahan yang Berlapis dan Bersarang Sempurna
10 days ago





