Sabtu, 11 Juli 2026
Walisongo Global Media
Foodhunt

Banyak Dicari untuk Diet, Chia Seed Ternyata Punya Risiko bagi Sebagian Orang

Admin WGM - Friday, 26 June 2026 | 10:00 PM

Background
Banyak Dicari untuk Diet, Chia Seed Ternyata Punya Risiko bagi Sebagian Orang
(joyfuleatingnutrition-com/)

Chia seed atau biji chia menjadi salah satu superfood yang populer sebagai menu sarapan maupun camilan sehat. Biji kecil ini kaya akan serat, protein, asam lemak omega-3, antioksidan, vitamin, dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh. Tak heran jika chia seed sering ditambahkan ke dalam oatmeal, smoothie, yogurt, hingga puding sehat.

Meski memiliki banyak manfaat, chia seed tidak selalu aman bagi semua orang. Jika dikonsumsi secara berlebihan atau oleh individu dengan kondisi kesehatan tertentu, makanan ini dapat memicu sejumlah masalah kesehatan.

Kaya Nutrisi, tetapi Tinggi Serat

Dalam 100 gram chia seed terkandung serat, protein, dan lemak sehat dalam jumlah tinggi. Kandungan serat larutnya mampu menyerap air hingga berkali-kali lipat dari berat aslinya sehingga memberikan rasa kenyang lebih lama dan membantu melancarkan pencernaan.

Namun, sifat inilah yang juga membuat chia seed perlu dikonsumsi dengan cara yang benar.

Siapa yang Perlu Berhati-hati?

Beberapa kelompok orang disarankan lebih berhati-hati saat mengonsumsi chia seed, antara lain:

  • Penderita gangguan pencernaan, karena asupan serat yang terlalu tinggi dapat memicu kembung, sembelit, diare, atau nyeri perut.
  • Orang yang mengonsumsi obat pengencer darah, sebab kandungan omega-3 pada chia seed dapat meningkatkan efek pengenceran darah.
  • Penderita tekanan darah rendah, karena chia seed berpotensi membantu menurunkan tekanan darah.
  • Orang yang memiliki alergi terhadap biji-bijian tertentu, seperti wijen atau mustard, karena berisiko mengalami reaksi alergi.

Jangan Dikonsumsi dalam Keadaan Kering

Para ahli juga menyarankan agar chia seed direndam terlebih dahulu sebelum dikonsumsi. Biji chia mampu menyerap cairan hingga sekitar 10–12 kali beratnya. Jika langsung ditelan dalam keadaan kering, biji dapat mengembang setelah berada di saluran cerna sehingga meningkatkan risiko tersedak atau menyumbat kerongkongan, terutama pada orang yang memiliki gangguan menelan.

Berapa Takaran yang Dianjurkan?

Secara umum, konsumsi sekitar 1–2 sendok makan chia seed per hari sudah cukup untuk memperoleh manfaat nutrisinya. Chia seed dapat dicampurkan ke dalam yogurt, oatmeal, smoothie, salad, atau puding setelah direndam agar teksturnya lebih aman dan mudah dicerna.

Chia seed tetap merupakan makanan bergizi yang dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Namun, manfaatnya akan lebih optimal jika dikonsumsi dalam jumlah wajar, direndam sebelum dimakan, dan disesuaikan dengan kondisi kesehatan masing-masing. Bagi orang yang memiliki penyakit tertentu atau sedang menjalani pengobatan, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi chia seed secara rutin.