Jumat, 22 Mei 2026
Walisongo Global Media
Sport

Bangkit dari Keterpurukan Piala Thomas, Fajar/Fikri Fokus Tatap Dua Turnamen Besar

Admin WGM - Thursday, 21 May 2026 | 02:00 PM

Background
Bangkit dari Keterpurukan Piala Thomas, Fajar/Fikri Fokus Tatap Dua Turnamen Besar
Fajar Fikri Piala Thomas (ANTARA /)

Sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, langsung bergerak cepat menggenjot porsi latihan di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur. Langkah intensif ini diambil sebagai respons nyata untuk bangkit setelah skuad Merah Putih mengalami keterpurukan hebat dalam ajang beregu paling bergengsi, Piala Thomas 2026.

Sebagaimana diketahui, Indonesia mencatatkan sejarah kelam di Piala Thomas 2026 setelah dipastikan gagal melaju ke babak gugur untuk pertama kalinya sejak format fase grup diberlakukan pada tahun 1984. Pemegang 14 gelar juara terbanyak sepanjang sejarah tersebut harus tersingkir lebih awal di babak penyisihan Grup D usai kalah bersaing dengan Thailand, serta takluk dengan skor telak 1-4 dari Prancis. Hasil tersebut menjadi cermin tajam bahwa tradisi juara masa lalu tidak lagi menjamin prestasi di tengah pergeseran peta kekuatan bulu tangkis dunia saat ini.

Guna menebus kegagalan besar tersebut, Fajar/Fikri memilih strategi berani dengan sengaja absen dari turnamen Thailand Open 2026 dan Malaysia Masters 2026. Keputusan melewatkan dua turnamen tersebut sengaja diambil agar fokus dan energi mereka tidak terbagi, sehingga dapat memaksimalkan persiapan menghadapi dua ajang super penting terdekat, yakni Singapore Open 2026 dan Indonesia Open 2026. Turnamen Singapore Open dijadwalkan berlangsung pada 26–31 Mei 2026, disusul Indonesia Open pada 2–7 Juni 2026.

Fajar Alfian mengungkapkan bahwa proses adaptasi terhadap karakteristik arena menjadi menu utama latihan mereka saat ini. Dirinya berfokus penuh mengantisipasi kondisi lapangan pertandingan di Singapore Indoor Stadium yang dikenal memiliki hembusan angin cukup kencang. Untuk menyiasati hal itu, pola latihan di Cipayung kini disesuaikan menggunakan shuttlecock (kok) yang berkarakteristik lumayan kencang demi menyerupai kondisi rill di venue pertandingan nanti.

Senada dengan pasangannya, Muhammad Shohibul Fikri menambahkan bahwa seluruh program latihan fisik dan taktik di Pelatnas telah diselaraskan dengan hasil evaluasi mendalam. Mengingat undian atau draw pertandingan untuk kompetisi mendatang sudah resmi dirilis, Fikri berharap kesiapan yang lebih matang ini mampu melahirkan performa serta hasil akhir yang jauh lebih baik daripada turnamen-turnamen sebelumnya.

Di sisi lain, turnamen Indonesia Open 2026 yang akan digelar di Istora Senayan, Jakarta, memiliki arti emosional tersendiri bagi pasangan ganda putra andalan Indonesia ini. Di tengah misi besar untuk mengakhiri dahaga gelar juara bagi publik tuan rumah, Fajar/Fikri mengaku bahwa riuh rendah penonton di Istora senantiasa memberikan suntikan motivasi ekstra. Gemuruh suporter fanatik tanah air yang memadati tribun tidak dianggap sebagai beban, melainkan sebuah pengalaman istimewa yang membuat mereka bertanding dengan semangat yang jauh lebih membara di lapangan.