Minggu, 5 April 2026
Walisongo Global Media
Economy

Ultrajaya Hentikan Pasokan Susu MBG ke Pemasok, Imbas Dijual di Minimarket

Admin WGM - Friday, 03 April 2026 | 10:30 AM

Background
Ultrajaya Hentikan Pasokan Susu MBG ke Pemasok, Imbas Dijual di Minimarket
(Tangkapan Layar di Thread/)

Perusahaan produsen susu PT Ultrajaya Milk Industry & Trading Company Tbk mengambil langkah tegas dengan menghentikan pasokan produk susu program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pemasok yang terbukti menjualnya di minimarket.

Keputusan ini diambil setelah beredarnya temuan di masyarakat bahwa produk susu yang seharusnya didistribusikan secara gratis justru diperjualbelikan di pasar ritel.

Produk Bertuliskan "Tidak untuk Diperjualbelikan"

Produk yang menjadi sorotan adalah susu kemasan 125 mililiter dengan label "Susu Sekolah Program MBG" yang secara jelas mencantumkan keterangan tidak untuk diperjualbelikan.

Namun, produk tersebut ditemukan dijual di minimarket dengan harga sekitar Rp4.000 per kemasan.

Temuan ini memicu reaksi publik dan menjadi viral di media sosial.

Langkah Tegas dari Produsen

Menanggapi hal tersebut, pihak Ultrajaya langsung melakukan penelusuran di lapangan. Hasilnya, perusahaan memastikan adanya pelanggaran dalam distribusi produk.

Corporate Secretary Ultrajaya, Helina Widayani, menyatakan bahwa perusahaan telah menghentikan pengiriman kepada pemasok yang terlibat.

Selain itu, produk yang sempat beredar di minimarket juga telah ditarik dari peredaran.

Mekanisme Distribusi yang Seharusnya

Susu MBG seharusnya disalurkan melalui jalur khusus, yaitu pemasok yang bekerja sama dengan dapur program Makan Bergizi Gratis.

Distribusi ini ditujukan untuk mendukung program pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak sekolah.

Karena itu, penjualan di jalur ritel umum dinilai sebagai penyimpangan dari tujuan program.

Klarifikasi dari Pemerintah

Badan Gizi Nasional (BGN) turut memberikan klarifikasi terkait polemik ini.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa pihaknya tidak memiliki kontrak dengan produsen susu mana pun untuk program MBG.

Menurutnya, kebutuhan susu dalam program tersebut dipenuhi melalui pembelian langsung oleh satuan pelaksana di lapangan.

Dugaan Penyebab Kebocoran Distribusi

Muncul dugaan bahwa produk yang dijual di minimarket berasal dari sisa stok distribusi yang tidak tersalurkan dengan baik.

Ada pula kemungkinan keterlibatan pihak pengelola dapur yang memiliki akses terhadap produk tersebut.

Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait alur pasti kebocoran distribusi tersebut.

Dampak dan Evaluasi

Kasus ini menjadi perhatian serius karena menyangkut program sosial yang bertujuan meningkatkan gizi masyarakat.

Penyimpangan distribusi tidak hanya merugikan program, tetapi juga berpotensi menurunkan kepercayaan publik.

Ultrajaya menyatakan akan memperketat pengawasan distribusi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.