Sirup Mangrove, Oleh-Oleh Khas Bontang yang Unik dan Ramah Lingkungan
Admin WGM - Monday, 29 June 2026 | 06:30 PM


Jika berkunjung ke Bontang, Kalimantan Timur, jangan hanya mencari amplang atau makanan laut sebagai buah tangan. Kota pesisir ini juga memiliki oleh-oleh unik berupa sirup mangrove, minuman yang dibuat dari buah mangrove dan kini menjadi salah satu produk khas daerah. Keberadaan sirup ini tidak hanya menawarkan cita rasa yang berbeda, tetapi juga menjadi contoh bagaimana kekayaan alam dapat diolah menjadi produk bernilai ekonomi.
Dibuat dari Buah Mangrove
Sirup ini berasal dari buah mangrove jenis Sonneratia ovata, yang memiliki bentuk menyerupai manggis berwarna hijau dengan aroma yang khas. Buah tersebut banyak ditemukan di kawasan pesisir Bontang, seperti Bontang Kuala, Rawa Indah, dan Tanjung Laut. Setelah dipanen, buah diolah secara higienis menjadi sirup dengan cita rasa segar yang sedikit asam dan manis.
Berawal dari Program Pemberdayaan UMKM
Pengembangan sirup mangrove berawal dari program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan Badak LNG. Melalui pendampingan kepada kelompok UMKM, salah satunya Kelompok Daun Harum, masyarakat diberi pelatihan untuk mengolah buah mangrove menjadi produk yang memiliki nilai jual.
Program tersebut tidak hanya menghasilkan produk unggulan, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat pesisir, khususnya kelompok ibu rumah tangga yang terlibat dalam proses produksi.
Menjadi Oleh-Oleh Favorit Wisatawan
Seiring meningkatnya promosi di berbagai pameran dan kegiatan UMKM, sirup mangrove semakin dikenal sebagai salah satu oleh-oleh khas Bontang. Produk ini kini dapat ditemukan di berbagai gerai oleh-oleh di kota tersebut dan menjadi pilihan wisatawan yang ingin membawa buah tangan berbeda dari daerah lain.
Mendukung Pelestarian Mangrove
Keunikan sirup mangrove tidak hanya terletak pada rasanya, tetapi juga pada nilai lingkungan yang dibawanya. Pemanfaatan buah mangrove dilakukan tanpa merusak ekosistem, sehingga masyarakat memiliki alasan ekonomi untuk terus menjaga kelestarian hutan mangrove yang berfungsi melindungi kawasan pesisir dari abrasi.
Dengan demikian, produk ini menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Sirup mangrove menjadi bukti bahwa inovasi kuliner dapat lahir dari potensi alam lokal. Berbahan dasar buah mangrove yang tumbuh di pesisir Bontang, minuman ini berhasil berkembang menjadi oleh-oleh khas yang tidak hanya menawarkan cita rasa unik, tetapi juga mendukung pemberdayaan UMKM dan pelestarian lingkungan. Bagi wisatawan yang berkunjung ke Bontang, sirup mangrove layak masuk dalam daftar buah tangan yang wajib dicoba.
Next News

Mengenal Tradisi Jumat Berkah: Makna Sosial dan Ide Menu Praktis untuk Berbagi
4 days ago

Menikmati Kehangatan Tradisi Berbagi Makanan Gratis Saat Agustusan di Pekalongan
16 days ago

Penawar Stres Paling Ampuh! Alasan Kelembutan Fluffy Cake Sukses Bikin Suasana Hati Langsung Naik Class
16 days ago

Cegah Lonjakan Gula Darah! Strategi Menukar Nasi Putih dengan Pangan Lokal
16 days ago

Bebas Gluten dan Lezat! Panduan Mengolah Tepung Mocaf dan Sagu Jadi Kue Kekinian
16 days ago

Superfood Lokal! 6 Makanan Pokok Indonesia Pengganti Nasi yang Lebih Rendah Glikemik
16 days ago

Kenyang Tak Harus Nasi! Mengenal Konsep Diversifikasi Pangan untuk Ketahanan Keluarga
16 days ago

Bebas Tekstur Lembek dan Berair, Menguasai Trik Mengolah Jamur Agar Tetap Kenyal dan Kaya Rasa Umami
17 days ago

Pelengkap Sempurna Momen Kebersamaan, Menelusuri Kehangatan Sajian Risol Sebagai Kudapan Favorit Sepanjang Masa
17 days ago

Bebas dari Rasa Pahit, Menguasai Rahasia Pengolahan Saus Kedelai Hitam Jjajangmyeon yang Gurih dan Legit
17 days ago





