Rabu, 10 Juni 2026
Walisongo Global Media
Science & Technology

Punya Sembilan Otak! Ini 5 Bukti Kalau Gurita Adalah Hewan Paling Genius di Lautan

Admin WGM - Sunday, 07 June 2026 | 06:30 PM

Background
Punya Sembilan Otak! Ini 5 Bukti Kalau Gurita Adalah Hewan Paling Genius di Lautan
Fakta unik kecerdasan gurita (BBC /)

Lautan luas menyimpan banyak misteri yang belum terpecahkan, salah satunya lewat kehadiran makhluk bertentakel yang memiliki kemampuan kognitif luar biasa: gurita. Di saat kebanyakan invertebrata atau hewan tanpa tulang belakang dianggap memiliki kecerdasan yang terbatas, gurita mendobrak stigma tersebut dengan memamerkan bakat kognitif yang mencengangkan.

Berbeda dengan mayoritas hewan laut, gurita memiliki sistem saraf terdesentralisasi yang membuat setiap lengannya bisa bertindak dan berpikir sendiri tanpa harus menunggu komando penuh dari otak pusat. Mulai dari kemampuan meloloskan diri dari akuarium yang terkunci rapat hingga memanipulasi alat di sekitarnya, mari bedah fakta ilmiah yang membuktikan bahwa gurita adalah salah satu makhluk paling cerdas di planet bumi!

1. Struktur Sistem Saraf Unik dan "Sembilan Otak"

Secara anatomi, gurita memiliki sistem saraf yang sangat berbeda dari manusia dan mamalia lainnya. Diperkirakan memiliki sekitar 500 juta sel saraf (neuron), jumlah ini sebanding dengan kecerdasan seekor anjing. Namun, hal yang paling mengejutkan adalah distribusinya.

Hanya sepertiga dari total neuron gurita yang terletak di otak pusatnya yang berbentuk donat. Sisanya, sekitar dua pertiga sel saraf, tersebar di delapan lengannya. Struktur terdesentralisasi ini secara fungsional membuat gurita seolah-olah memiliki sembilan otak. Setiap lengan dapat mengeksplorasi lingkungan, merasakan tekstur, mendeteksi rasa, hingga memutuskan untuk meraih objek secara mandiri sementara otak pusatnya fokus melakukan aktivitas lain.

2. Ahli Meloloskan Diri dan Memecahkan Teka-Teki

Para ilmuwan di berbagai laboratorium biologi laut sering kali dibuat pusing oleh tingkah laku gurita. Hewan ini terkenal sebagai seniman pelarian yang andal (escape artist). Dalam berbagai eksperimen, gurita terbukti mampu membuka stoples yang ditutup rapat dari dalam, menyelesaikan labirin rumit, hingga membuka grendel pintu akuarium untuk mencari makan ke akuarium sebelah sebelum kembali ke tempat asalnya. Kemampuan memecahkan masalah (problem solving) ini menunjukkan bahwa mereka memiliki ingatan jangka pendek dan jangka panjang yang sangat baik.

3. Kamuflase Tingkat Dewa dan Kemampuan Menyamar

Bukan fiksi sains, mengenal kecerdasan gurita yang bisa meniru objek sekitarnya adalah salah satu hal paling memukau di dunia biologi. Melalui sel-sel khusus di kulitnya yang disebut kromatofora, iridofora, dan leukofora, gurita dapat mengubah warna, pola, bahkan tekstur kulitnya dalam waktu kurang dari satu detik.

Salah satu spesies paling cerdas, yaitu Gurita Penyamar (Mimic Octopus), tidak hanya mengubah warna kulit untuk bersembunyi. Mereka secara sadar meniru bentuk dan perilaku hewan beracun lain seperti ikan sebelah, ular laut, dan ikan lewong (lionfish) untuk menakut-nakuti predator yang mendekat.

4. Penggunaan Alat (Tool Use) Secara Sadar

Untuk waktu yang lama, kemampuan menggunakan alat dianggap sebagai monopoli mahluk vertebrata tingkat tinggi seperti manusia, primata, dan beberapa jenis burung. Namun, gurita meruntuhkan batasan tersebut.

Gurita Kelapa (Amphioctopus marginatus) kerap terlihat mengumpulkan cangkang kelapa atau kerang yang terbelah dari dasar laut. Mereka kemudian membersihkan cangkang tersebut dari lumpur, membawanya berjalan di dasar laut, dan menyusunnya kembali menjadi benteng pertahanan portabel yang kokoh saat merasa terancam. Tindakan mengumpulkan benda untuk penggunaan di masa depan ini adalah indikator kuat dari kemampuan perencanaan masa depan.

Gurita adalah bukti nyata bahwa kecerdasan di alam semesta ini tidak hanya berkembang lewat jalur mamalia dengan otak terpusat. Dengan sistem saraf yang unik, kemampuan memecahkan masalah yang kompleks, serta bakat menyamar yang luar biasa, gurita layak dinobatkan sebagai salah satu makhluk paling genius yang menghuni planet kita.