Plafon Hingga Rp350 Juta! Simak Daftar Angsuran KUR BRI, Mandiri, dan BNI April 2026
Admin WGM - Monday, 20 April 2026 | 01:30 PM


Memasuki kuartal kedua tahun 2026, perbankan nasional terus memacu penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama penguatan modal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Tiga bank milik negara, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BRI), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk., dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI), secara resmi merilis tabel angsuran terbaru per April 2026. Penawaran ini mencakup berbagai keunggulan, mulai dari cicilan rendah di bawah Rp200 ribu hingga plafon pinjaman jumbo mencapai Rp350 juta bagi pelaku usaha yang memenuhi kriteria.
Langkah ini dipandang sebagai upaya perbankan dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan sektor riil di akar rumput.
KUR BRI: Fokus pada Kemudahan Akses dan Digitalisasi
Sebagai bank dengan jangkauan terluas, BRI tetap menjadi pilihan utama bagi pelaku usaha mikro. Pada April 2026, BRI kembali menekankan kemudahan syarat pengajuan yang kini terintegrasi secara digital. Berdasarkan tabel angsuran terbaru, nasabah dapat mengajukan pinjaman dengan tenor yang fleksibel, mulai dari 12 hingga 60 bulan.
Syarat utama pengajuan KUR BRI 2026 masih berfokus pada legalitas usaha, seperti kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan setempat. Selain itu, calon debitur disyaratkan memiliki usaha yang telah berjalan minimal selama enam bulan dan tidak sedang menerima kredit produktif dari perbankan lain. "Kami berkomitmen memastikan proses pengajuan dapat dilakukan dengan cepat dan transparan agar pelaku usaha dapat segera melakukan ekspansi," tulis laporan resmi perseroan sebagaimana dikutip dari Bisnis.com.
KUR Perumahan Bank Mandiri: Cicilan Terjangkau mulai Rp193 Ribu
Inovasi menarik datang dari Bank Mandiri yang menawarkan varian KUR Perumahan bagi masyarakat. Berdasarkan tabel yang dirilis per 16 April 2026, Bank Mandiri menawarkan skema cicilan yang sangat kompetitif, yakni mulai dari Rp193 ribuan per bulan. Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah yang ingin memiliki atau memperbaiki hunian dengan skema subsidi pemerintah.
Kelebihan KUR Mandiri tahun ini terletak pada suku bunga yang terjaga rendah dan tenor panjang yang mencapai 20 tahun untuk pembiayaan tertentu. Kemudahan ini diharapkan dapat meningkatkan rasio kepemilikan rumah di Indonesia sekaligus menggerakkan sektor industri terkait konstruksi. Pelaku usaha yang menjadi mitra bank juga mendapatkan prioritas dalam akses modal kerja guna mendukung penyediaan bahan bangunan dan jasa konstruksi lokal.
KUR BNI: Solusi Modal Besar dengan Plafon hingga Rp350 Juta
Bagi pelaku usaha yang membutuhkan suntikan modal lebih signifikan untuk ekspansi skala menengah, BNI menawarkan plafon pinjaman hingga Rp350 juta pada periode April 2026. KUR BNI menjadi primadona bagi pengusaha yang ingin melakukan modernisasi alat produksi atau peningkatan kapasitas ekspor.
Dalam tabel angsuran yang diterbitkan, cicilan per bulan untuk pinjaman skala besar ini tetap dirancang agar tidak memberatkan arus kas perusahaan. BNI juga menyediakan pendampingan bisnis bagi debitur KUR guna memastikan dana yang dipinjam dapat digunakan secara produktif dan memiliki tingkat pengembalian yang sehat. Syarat administratif seperti laporan keuangan sederhana dan NPWP menjadi keharusan bagi pengajuan dengan plafon di atas Rp50 juta.
Suku Bunga Rendah dan Perlindungan Debitur
Secara umum, suku bunga KUR di ketiga bank pelat merah tersebut tetap mengikuti arahan kebijakan pemerintah, yakni sebesar 6 persen efektif per tahun untuk pengajuan pertama. Pemerintah juga terus memberikan subsidi bunga agar beban masyarakat tetap ringan di tengah dinamika ekonomi global.
Selain itu, program KUR 2026 juga telah dilengkapi dengan skema perlindungan asuransi kredit, yang memberikan keamanan bagi bank maupun debitur jika terjadi risiko yang tidak diinginkan dalam masa angsuran.
Cara Pengajuan
Bagi pelaku UMKM yang berminat, proses pengajuan dapat dilakukan melalui dua cara:
- Secara Luring (Offline): Mendatangi kantor cabang atau unit pembantu terdekat dengan membawa dokumen identitas (KTP, KK) serta bukti legalitas usaha.
- Secara Daring (Online): Melalui situs resmi masing-masing bank atau aplikasi mobile banking (seperti BRImore, Livin' by Mandiri, atau BNI Mobile Banking) untuk proses yang lebih efisien dan tanpa antre.
Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan penyaluran KUR. Pastikan untuk melakukan pengecekan tabel angsuran hanya melalui kanal resmi perbankan guna mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.
Next News

Bukan Pelit! Mengenal Frugal Living dan Cara Menerapkannya Tanpa Siksaan
a day ago

Berada di Jalur Sutra Modern: Mengapa Posisi Geopolitik Asia Tenggara Sangat Strategis?
2 days ago

Rupiah Keok Lagi! Nyaris Tembus Level Psikologis Rp18.000 per Dolar AS Pagi Ini
5 days ago

Rumor PHK Tokopedia Mencuat, GoTo Tegaskan Operasional dan Keuangan Grup Tetap Aman
5 days ago

Grafik Menanjak di Awal Juli, Ini Daftar Lengkap Harga Emas Batangan di Pegadaian Hari Minggu
6 days ago

Uang Tabungan Lenyap Seketika? Waspadai 4 Modus Penipuan Perbankan Digital Terbaru
6 days ago

Pajak JHT dan THR Disamakan? Pakar Nilai Kebijakan Baru Belum Sepenuhnya Adil
11 days ago

Cara Memulai Bisnis Kuliner Seafood Rumahan dengan Modal Terjangkau
12 days ago

Asuransi Murni vs Unit Link: Mana yang Lebih Menguntungkan untuk Jangka Panjang?
12 days ago

Cara Mudah Menghitung Uang Pertanggungan Asuransi Jiwa Agar Keluarga Aman
12 days ago





