Perbandingan Grip Handuk vs Grip Karet: Mana yang Paling Nyaman untuk Tangan Berkeringat?
Admin WGM - Sunday, 05 July 2026 | 05:00 PM


Bagi para pencinta olahraga tepok bulu atau tenis, raket merupakan senjata utama yang performanya harus selalu dijaga dalam kondisi prima. Dua komponen raket yang paling sering bersentuhan dengan tekanan fisik selama permainan berlangsung adalah senar dan karet pegangan atau grip. Sayangnya, banyak pemain pemula yang kurang memperhatikan aspek perawatan kedua bagian krusial ini sehingga senar menjadi mudah putus dan grip berubah menjadi licin. Kerusakan pada dua komponen tersebut tidak hanya mengganggu kenyamanan dan menguras kantong untuk biaya penggantian, melainkan juga dapat menurunkan akurasi pukulan serta memicu cedera pergelangan tangan.
Perawatan senar raket pada dasarnya dimulai dari bagaimana cara Anda menyimpan alat olahraga tersebut setelah selesai digunakan di lapangan. Kesalahan fatal yang paling sering dilakukan adalah meninggalkan raket di dalam bagasi mobil yang panas atau menyimpannya di tempat yang terpapar sinar matahari langsung. Suhu panas yang ekstrem akan membuat material nilon atau sintetik pada senar mengalami pemuaian dan penurunan elastisitas secara drastis, sehingga senar menjadi cepat getas dan rawan putus saat bergesekan dengan kok. Oleh karena itu, simpanlah raket di dalam tas khusus yang dilengkapi dengan lapisan pelindung termal (thermal lining) guna menjaga stabilitas suhu di dalamnya.
Selain faktor suhu, kebiasaan saat bermain juga sangat memengaruhi umur pakai dari sebuah senar raket. Usahakan untuk selalu memukul kok tepat pada titik tengah raket atau yang biasa disebut dengan istilah sweet spot. Pukulan yang terlalu sering mengenai pinggiran bingkai atau mishit akan memberikan beban tekanan yang tidak seimbang pada satu utas senar saja, sehingga memicu putusnya senar secara mendadak. Setelah permainan usai, biasakan pula untuk mengelap sisa keringat atau kelembapan yang menempel pada senar menggunakan kain handuk kering yang lembut sebelum raket dimasukkan ke dalam tas penyimpanan.
Sama halnya dengan senar, bagian pegangan atau grip juga membutuhkan perhatian yang tidak kalah intensif agar tidak menjadi sarang bakteri dan licin akibat timbunan keringat. Pilihlah jenis grip yang sesuai dengan karakteristik tangan Anda, apakah tipe handuk yang sangat menyerap keringat atau tipe karet yang menawarkan cengkeraman kuat. Untuk mengantisipasi kelicikan saat memegang raket, selalu keringkan tangan Anda menggunakan handuk kecil di sela-sela pergantian set permainan. Mengganti grip secara berkala, setidaknya satu bulan sekali bagi pemain yang aktif, merupakan langkah preventif terbaik agar kontrol raket tetap akurat dan permainan Anda selalu berada di level tertinggi.
Next News

Langkah Kaki Sering Terlambat? Ini Trik Menguasai 6 Titik Langkah di Lapangan Badminton
5 days ago

Mengapa Lutut dan Pergelangan Kaki Sering Sakit Setelah Main Badminton? Ini Penyebabnya
5 days ago

Hasil Jerman vs Paraguay: Tumbang Adu Penalti, Der Panzer Tersingkir dari Piala Dunia 2026
11 days ago

Janice Tjen Ukir Sejarah di Wimbledon 2026, Singkirkan Unggulan 22 dan Lolos ke Babak Kedua
11 days ago

Aldila Sutjiadi Ukir Sejarah, Jadi Petenis Indonesia Pertama Juara Turnamen WTA 500
11 days ago

Resmi Tinggalkan Persib, Zalnando: Hati Saya Tetap Biru Selamanya
11 days ago

Timnas Voli Putra Indonesia Juara AVC Men's Volleyball Cup 2026, Taklukkan Korea Selatan 3-0
11 days ago

Hasil F1 GP Austria 2026: George Russell Juara, Verstappen Finis Kedua
11 days ago

Veda Ega Pratama Terjatuh di Moto3 Belanda 2026, Gagal Finis Saat Bersaing di Barisan Depan
12 days ago

4 Wakil Asia di Piala Dunia 2026 Pernah Taklukkan Timnas Indonesia, Siapa Saja?
12 days ago





