Jangan Sampai Salah Pilih, Begini Tips Praktis Mengecek Sapi dan Kambing yang Sudah Poel
Admin WGM - Saturday, 23 May 2026 | 07:30 PM


Mendekati momentum perayaan Hari Raya Iduladha, aktivitas jual beli di sejumlah lapak penyedia hewan kurban mulai mengalami peningkatan yang signifikan. Guna memastikan hewan yang akan disembelih memenuhi aspek keabsahan syariat dan kelayakan konsumsi, masyarakat selaku konsumen diimbau untuk memahami panduan praktis mengenai cara mengecek kondisi fisik serta kesehatan gigi (poel) pada sapi dan kambing secara mandiri langsung di lokasi penjualan.
Edukasi mengenai pemilihan hewan kurban ini dikemas secara ringkas dalam bentuk tips praktis infografis agar mudah dipahami oleh masyarakat awam. Langkah mandiri ini dinilai sangat penting dilakukan untuk menghindari potensi kecurangan oknum pedagang nakal, sekaligus menjamin bahwa dana yang dikeluarkan oleh shohibul qurban mendapatkan komoditas ternak dengan kualitas terbaik.
Indikator utama dan paling krusial dalam menentukan kedewasaan usia hewan kurban sesuai syariat Islam adalah dengan melakukan pemeriksaan pada bagian rahang dan gigi ternak. Istilah poel atau pergantian gigi menjadi penanda mutlak bahwa hewan tersebut telah memasuki usia matang untuk dikurbankan, yakni minimal berumur dua tahun untuk sapi dan minimal berumur satu tahun untuk kambing.
Untuk mengecek kondisi poel ini secara mandiri, calon pembeli dapat meminta izin kepada pedagang untuk membuka mulut hewan secara perlahan. Perhatikan barisan gigi seri pada bagian bawah rahang; jika sepasang gigi susu depan telah tanggal dan digantikan oleh sepasang gigi tetap yang berukuran lebih besar dan lebar, maka hewan tersebut secara resmi telah dinyatakan poel dan sah secara umur untuk dijadikan hewan kurban.
Selain pemeriksaan gigi, panduan praktis infografis ini juga menitikberatkan pada inspeksi visual terhadap kondisi fisik luar dari sapi maupun kambing. Pembeli wajib memastikan bahwa hewan yang akan dipilih berada dalam kondisi sehat secara umum, aktif bergerak, dan tidak menunjukkan gejala klinis penyakit menular.
Pengecekan fisik mandiri dapat dimulai dengan mengamati mata hewan yang harus terlihat cerah, bersih, dan tidak berair secara berlebihan. Selanjutnya, periksa bagian hidung yang harus dalam kondisi lembap (bukan basah karena flu), serta pastikan bulu-bulu hewan terlihat bersih, mengilap, dan tidak rontok akibat penyakit kulit. Pembeli juga harus memperhatikan postur tubuh ternak saat berdiri; pastikan keempat kakinya kokoh, tidak pincang, serta tulang belakangnya terlihat rata dan berisi (tidak kurus kering).
Melalui penyebaran panduan visual dan infografis praktis ini, masyarakat diharapkan dapat lebih mandiri, cerdas, dan percaya diri saat melakukan transaksi di pasar hewan. Melakukan cek fisik dan kepastian gigi poel secara teliti merupakan wujud ikhtiar terbaik dari umat Muslim dalam menyempurnakan ibadah kurban dengan mempersembahkan hewan yang paling sehat, prima, dan berkualitas tinggi.
Next News

Cara Memangkas Waktu Kerja Hingga 50% Menggunakan 'Deadlines Palsu'
in 7 hours

Trik 'Eat That Frog': Mengapa Kamu Harus Selesaikan Tugas Terberat Dulu?
in 6 hours

Tinggalkan To-Do List Biasa: Mengapa Kamu Harus Mencoba Metode Time Blocking
in 5 hours

Stop Mengerjakan Semua Hal! Belajar Prioritas Lewat Matriks Eisenhower
in 4 hours

Anti-Prokrastinasi! Cara Menerapkan Teknik Pomodoro Agar Tugas Cepat Selesai
in 3 hours

Padahal Tidur Udah 8 Jam Tapi Kok Masih Ngantuk Terus? Jangan-Jangan Pola Sleep Hygiene Kamu yang Berantakan
16 hours ago

Mata Berat Pas Lagi Meeting? Ini Trik Kilat Ngusir Ngantuk di Jam Rawan Tanpa Harus Minum Kopi Bergelas-gelas
16 hours ago

Cara Mudah Berkontribusi Menjaga Kelestarian Hutan Mangrove bagi Awam
2 days ago

Jelajah Ekowisata Mangrove: Liburan Hijau yang Edukatif dan Menyenangkan
2 days ago

Jangan Diabaikan! Cara Membaca Kode Tahun Pembuatan dan Ukuran Ban Kendaraan
3 days ago





