Sabtu, 4 April 2026
Walisongo Global Media
Sport

Gianluigi Buffon Resmi Pensiun dari Timnas Italia: Akhir Era Legenda Gawang

Admin WGM - Friday, 03 April 2026 | 10:00 PM

Background
Gianluigi Buffon Resmi Pensiun dari Timnas Italia: Akhir Era Legenda Gawang
(AFP/)

Legenda sepak bola Italia, Gianluigi Buffon, resmi mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Italia setelah menggantungkan sarung tangan pada level internasional.

Pengumuman tersebut mengakhiri salah satu karier paling panjang dan ikonik sebagai penjaga gawang di pentas sepak bola dunia.

Akhir Perjalanan Internasional

Buffon mengumumkan keputusan pensiunnya dari tim nasional pada usia 48 tahun, menyusul langkah serupa yang diambil oleh Presiden Asosiasi Sepak Bola Italia (FIGC) Gabriele Gravina.

Kariernya bersama Gli Azzurri dimulai pada era awal 2000-an dan berlangsung lebih dari dua dekade, dengan pengalaman tampil di pagelaran bergengsi seperti Piala Dunia FIFA dan Kejuaraan Eropa UEFA.

Kontribusi Besar bagi Timnas

Buffon merupakan salah satu figur paling berpengaruh dalam sejarah sepak bola Italia. Ia mencatatkan puluhan ribu menit bermain dan menjadi andalan di bawah mistar untuk beberapa generasi pemain.

Prestasi gemilangnya termasuk membawa Italia menjuarai Piala Dunia FIFA 2006 serta konsistensi performanya di kompetisi internasional lainnya.

Reaksi Dunia Sepak Bola

Keputusan pensiun Buffon mendapat respons hangat dari komunitas sepak bola global. Banyak rekan setim, pelatih, serta pengamat memberikan penghormatan atas dedikasi dan profesionalismenya.

Sebagai salah satu penjaga gawang terbaik sepanjang masa, reputasi Buffon diakui tak hanya oleh pendukung Italia, tetapi juga penggemar sepak bola di seluruh dunia.

Warisan dan Inspirasi

Buffon dikenal bukan hanya karena refleks gemilangnya di lapangan, tetapi juga sikap sportivitas dan kepemimpinannya. Ia menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda yang bermimpi meniti karier di dunia sepak bola.

Pengumuman pensiun Buffon dari tim nasional menutup babak penting dalam sejarah sepak bola Italia. Meskipun perjalanan internasionalnya berakhir, warisan prestasi dan pengaruhnya tetap hidup dalam ingatan penggemar olahraga di seluruh dunia.