Selasa, 26 Mei 2026
Walisongo Global Media
Sport

Penderita Tiroid Tetap Bisa Aktif, Ini Rekomendasi Olahraga yang Aman Dilakukan

Admin WGM - Monday, 25 May 2026 | 09:00 PM

Background
Penderita Tiroid Tetap Bisa Aktif, Ini Rekomendasi Olahraga yang Aman Dilakukan
Ilustrasi (Shutterstock/)

Gangguan Tiroid Bukan Alasan Berhenti Bergerak

Gangguan pada kelenjar tiroid dapat memengaruhi banyak fungsi tubuh, mulai dari metabolisme, tingkat energi, suasana hati, hingga berat badan. Tidak sedikit penderita gangguan tiroid yang mengeluhkan tubuh mudah lelah, nyeri otot, perubahan detak jantung, atau penurunan stamina yang akhirnya membuat aktivitas fisik menjadi lebih terbatas.

Akibatnya, sebagian orang memilih mengurangi bahkan menghentikan olahraga karena khawatir kondisi tubuh akan semakin memburuk. Padahal, aktivitas fisik yang dilakukan secara tepat justru dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Olahraga diketahui dapat membantu meningkatkan kebugaran, menjaga kesehatan jantung, mengontrol berat badan, memperbaiki suasana hati, hingga membantu mengelola stres yang sering berkaitan dengan gangguan hormon.

Namun, jenis olahraga yang dipilih perlu disesuaikan dengan kondisi tubuh masing-masing, terutama jika seseorang mengalami hipotiroidisme atau hipertiroidisme.

Manfaat Olahraga bagi Penderita Tiroid

Aktivitas fisik secara rutin dapat memberikan sejumlah manfaat bagi penderita gangguan tiroid.

Pada penderita hipotiroid, olahraga dapat membantu meningkatkan energi dan membantu mengatasi kenaikan berat badan yang sering terjadi akibat metabolisme yang melambat. Sementara pada penderita hipertiroid, olahraga ringan hingga sedang dapat membantu menjaga kebugaran tanpa memberikan tekanan berlebihan pada tubuh.

Selain itu, olahraga juga berperan dalam:

  • Membantu menjaga kesehatan jantung
  • Memperkuat otot dan tulang
  • Mengurangi stres
  • Membantu meningkatkan kualitas tidur
  • Mendukung kesehatan mental

Meski demikian, intensitas olahraga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi fisik dan rekomendasi tenaga medis.

Jalan Kaki Menjadi Pilihan yang Sederhana

Jalan kaki termasuk salah satu olahraga yang sering direkomendasikan karena mudah dilakukan dan tidak membutuhkan peralatan khusus.

Aktivitas ini relatif ringan sehingga dapat menjadi pilihan bagi penderita tiroid yang masih menyesuaikan diri dengan kondisi tubuhnya. Jalan kaki secara rutin juga membantu meningkatkan kebugaran jantung dan melatih daya tahan tubuh secara bertahap.

Durasi dapat dimulai dari sekitar 15–30 menit, lalu ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan.

Yoga Dapat Membantu Tubuh Lebih Rileks

Yoga menjadi salah satu olahraga yang cukup sering dipilih karena memadukan gerakan tubuh, teknik pernapasan, dan relaksasi.

Selain membantu menjaga fleksibilitas dan kekuatan tubuh, yoga juga dapat membantu mengurangi stres serta memperbaiki kualitas tidur. Hal ini penting karena sebagian penderita gangguan tiroid juga mengalami perubahan suasana hati dan gangguan tidur.

Beberapa gerakan yoga juga dilakukan dengan intensitas ringan sehingga lebih mudah disesuaikan dengan kondisi tubuh.

Berenang dan Bersepeda Bisa Menjadi Alternatif

Olahraga seperti berenang dan bersepeda juga dapat menjadi pilihan aktivitas fisik dengan intensitas sedang.

Berenang membantu melatih banyak kelompok otot sekaligus dengan tekanan yang relatif lebih ringan pada persendian. Sementara bersepeda dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan jantung.

Namun, intensitas latihan sebaiknya tetap diperhatikan, terutama bagi penderita hipertiroid yang mengalami gejala seperti jantung berdebar atau mudah lelah.

Dengarkan Respons Tubuh Saat Berolahraga

Salah satu hal penting yang perlu diperhatikan penderita tiroid adalah mengenali batas kemampuan tubuh.

Apabila selama olahraga muncul gejala seperti:

  • Jantung berdebar berlebihan
  • Pusing
  • Sesak napas
  • Nyeri dada
  • Tubuh terasa sangat lemas

Maka aktivitas sebaiknya dihentikan dan dilakukan evaluasi lebih lanjut.

Memaksakan diri berolahraga dengan intensitas terlalu tinggi justru dapat menimbulkan tekanan tambahan pada tubuh.

Aktivitas Fisik Perlu Disesuaikan dengan Kondisi Tubuh

Olahraga tetap menjadi bagian penting dari pola hidup sehat, termasuk bagi penderita gangguan tiroid. Kuncinya bukan terletak pada latihan yang berat, tetapi pada konsistensi dan pemilihan aktivitas yang sesuai dengan kemampuan tubuh.

Dengan jenis olahraga yang tepat serta pengawasan medis bila diperlukan, penderita tiroid tetap dapat menjalani gaya hidup aktif dan menjaga kualitas hidup dengan lebih baik.