Selasa, 11 Agustus 2026
Walisongo Global Media
Sport

Gagal di Piala AFF, PSSI Langsung Bidik Skuad Full Diaspora untuk FIFA ASEAN Cup!

Admin WGM - Saturday, 08 August 2026 | 12:35 PM

Background
Gagal di Piala AFF, PSSI Langsung Bidik Skuad Full Diaspora untuk FIFA ASEAN Cup!
PSSI (MerahPutih/)

Kegagalan langkah Timnas Indonesia menembus babak semifinal Piala AFF 2026 langsung memicu langkah cepat dari federasi. Kepastian tersingkirnya Skuad Garuda didapat usai mereka ditahan imbang 1-1 oleh tuan rumah Singapura pada laga pamungkas fase grup di Stadion Jalan Besar, Jumat, 7 Agustus 2026. Hasil imbang tersebut membuat poin Indonesia tak cukup untuk mengamankan posisi dua besar, sekaligus memupus impian membawa pulang trofi kejuaraan sub-konfederasi Asia Tenggara musim ini.

Merespons gelombang kekecewaan publik, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memilih untuk langsung mengalihkan fokus dan melakukan evaluasi menyeluruh. PSSI membidik ajang baru yang diproyeksikan menjadi panggung pembalasan setimpal, yakni FIFA ASEAN Cup 2026. Kejuaraan resmi garapan FIFA tersebut dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 3 Oktober 2026. Berbeda dengan Piala AFF yang tidak masuk dalam kalender resmi internasional, FIFA ASEAN Cup diselenggarakan bertepatan dengan periode FIFA Matchday.

Status turnamen yang masuk dalam agenda resmi FIFA memberikan keuntungan strategis yang sangat besar bagi Indonesia. Klub-klub di seluruh dunia, termasuk kontestan liga-liga top Eropa, memiliki kewajiban regulasi untuk melepas para pemainnya jika dipanggil oleh tim nasional. Kondisi ini dimanfaatkan PSSI untuk merencanakan pemanggilan kekuatan penuh, termasuk para pemain diaspora berbasis di luar negeri (abroad) yang pada ajang Piala AFF lalu absen karena terhalang izin klub.

Dengan kehadiran para pemain diaspora berkelas seperti Jay Idzes, Nathan Tjoe-A-On, hingga Thom Haye, Skuad Garuda diyakini akan tampil jauh lebih solid dan kompetitif. PSSI menegaskan bahwa partisipasi di FIFA ASEAN Cup 2026 bukan sekadar laga pelampiasan, melainkan komitmen nyata untuk membuktikan kapasitas Indonesia sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola di kawasan Asia Pasifik. Publik pun menanti momentum kebangkitan Timnas Indonesia pada September mendatang untuk menebus kegagalan di Piala AFF.