Fenomena Langka Dua Kali Bulan Purnama Hiasi Langit Mei 2026
Admin WGM - Saturday, 09 May 2026 | 11:30 AM


Fenomena dua kali bulan purnama dalam satu bulan akan terjadi pada Mei 2026. Purnama pertama muncul di awal bulan dan dikenal sebagai Flower Moon, sementara purnama kedua yang terjadi pada akhir Mei disebut Blue Moon.
Secara astronomi, siklus fase bulan berlangsung sekitar 29,5 hari. Karena itulah, apabila purnama pertama jatuh di awal bulan, maka ada peluang muncul purnama kedua di akhir bulan yang sama.
Flower Moon Jadi Pembuka Mei 2026
Purnama pertama atau Flower Moon diperkirakan mencapai fase puncak pada 2 Mei 2026 sekitar pukul 03.22 WIB. Nama Flower Moon berasal dari tradisi penamaan bulan purnama di belahan bumi utara yang berkaitan dengan musim bunga bermekaran.
Fenomena ini juga tergolong micromoon, yakni kondisi ketika bulan berada di titik terjauh dari Bumi sehingga tampak sedikit lebih kecil dan redup dibanding biasanya.
Blue Moon Muncul di Akhir Mei
Purnama kedua atau Blue Moon diprediksi terjadi pada 31 Mei 2026. Fenomena ini disebut "Blue Moon" bukan karena warna bulan berubah menjadi biru, melainkan istilah untuk purnama kedua dalam satu bulan kalender.
Puncak fase Blue Moon diperkirakan berlangsung pada sore hari sekitar pukul 15.45 WIB, namun penampakan terbaik dapat diamati sejak malam 30 Mei hingga dini hari 31 Mei 2026.
Fenomena seperti ini umumnya hanya terjadi setiap dua hingga tiga tahun sekali.
Bisa Dilihat dari Indonesia
Masyarakat Indonesia dapat menyaksikan fenomena ini tanpa alat khusus selama kondisi cuaca mendukung. Lokasi minim polusi cahaya seperti pegunungan, pantai, atau area terbuka menjadi tempat terbaik untuk mengamati bulan purnama.
Penggunaan binokular atau teleskop dapat membantu melihat detail permukaan bulan secara lebih jelas, termasuk kawah dan tekstur geografisnya.
Tidak Benar-Benar Berwarna Biru
Meski disebut Blue Moon, warna bulan sebenarnya tidak berubah menjadi biru. Nama tersebut hanyalah istilah populer dalam astronomi berdasarkan siklus kalender.
Warna bulan bisa tampak kemerahan atau kekuningan tergantung kondisi atmosfer, debu, hingga polusi udara di suatu wilayah.
Fenomena Langit yang Dinanti
Selain Blue Moon, Mei 2026 juga menjadi bulan menarik bagi pengamat astronomi karena dihiasi sejumlah fenomena langit lain seperti hujan meteor Eta Aquarid dan berbagai fase bulan unik lainnya.
Fenomena dua purnama dalam satu bulan menjadi salah satu momen yang paling dinantikan karena sifatnya yang cukup langka dan mudah diamati oleh masyarakat umum.
Fenomena dua kali bulan purnama pada Mei 2026 menjadi peristiwa astronomi menarik yang sayang untuk dilewatkan. Dengan cuaca cerah dan lokasi pengamatan yang tepat, masyarakat Indonesia dapat menikmati keindahan Flower Moon dan Blue Moon langsung dari langit malam.
Next News

Keanekaragaman Hayati Miangas Flora dan Fauna yang Hanya Ditemukan di Wilayah Perbatasan
5 hours ago

Ikan Purba yang Masih Hidup Mengenal Coelacanth dan Sejarah Penemuannya di Indonesia
a day ago

Misteri Lubang Hitam Supermasif di Balik Indahnya Lengan Spiral NGC 3137
a day ago

Ingin Lawan Sel Kanker? Coba Terapi Berkemah dan Konsumsi Herbal Nusantara
a day ago

Mengapa Ikan Cupang Tidak Boleh Disatukan? Mengenal Sifat Teritorial dan Solusinya
a day ago

Huawei Watch Fit 5 Series Resmi Meluncur Global, Hadirkan Fitur Deteksi Risiko Diabetes
2 days ago

Bibit 93W Menguat Jadi Siklon Tropis, Sejumlah Wilayah Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan Lebat
3 days ago

Jangan Sampai Tertukar Inilah Alasan Ilmiah Mengapa Pisang Masuk Klasifikasi Beri dan Stroberi Tidak
5 days ago

Cuaca Antariksa Jadi Alarm Gempa? Badai Matahari Diduga Kuat Percepat Pergerakan Lempeng
5 days ago

Langit Mei Membara! Ada Hujan Meteor dan Penutupan Indah oleh Blue Moon
5 days ago





