Senin, 10 Agustus 2026
Walisongo Global Media
Economy

Dua Pabrik Komponen Otomotif di Indonesia Disebut Pindah ke Vietnam, Ribuan Pekerja Terancam PHK

Admin WGM - Tuesday, 23 June 2026 | 03:30 PM

Background
Dua Pabrik Komponen Otomotif di Indonesia Disebut Pindah ke Vietnam, Ribuan Pekerja Terancam PHK
(ANTARA FOTO/Bayu Pratama S)

Dua pabrik komponen otomotif berskala besar yang beroperasi di wilayah Pasuruan dan Mojokerto, Jawa Timur, dilaporkan berencana memindahkan sebagian lini produksinya ke Vietnam. Rencana tersebut memicu kekhawatiran akan terjadinya pemutusan hubungan kerja (PHK) dalam jumlah besar di sektor industri otomotif nasional.

Informasi mengenai potensi relokasi ini disampaikan oleh Penasihat Khusus Presiden bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh. Ia menyebut bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari strategi global perusahaan dalam menyesuaikan arah bisnis, terutama terkait pengembangan industri kendaraan listrik.

Relokasi ini disebut tidak hanya menyangkut efisiensi produksi, tetapi juga terkait pertimbangan ekosistem industri di negara tujuan. Vietnam dinilai memiliki daya tarik lebih kuat dalam pengembangan rantai pasok kendaraan listrik, sehingga menjadi salah satu destinasi investasi baru bagi industri otomotif global.

Meski demikian, pemerintah bersama serikat pekerja disebut telah mulai melakukan langkah mitigasi. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong proses komunikasi antara pihak pekerja dan manajemen perusahaan agar rencana pemindahan produksi dapat ditinjau ulang.

Ribuan Pekerja Berpotensi Terdampak

Rencana pemindahan fasilitas produksi ini dikhawatirkan berdampak langsung pada ribuan tenaga kerja di dua pabrik tersebut. Industri komponen otomotif sendiri selama ini menjadi salah satu sektor padat karya yang menyerap banyak pekerja di Indonesia.

Kondisi ini membuat isu relokasi pabrik menjadi perhatian serius, terutama di tengah upaya pemerintah menjaga stabilitas ketenagakerjaan dan investasi industri manufaktur.

Persaingan Ekosistem Industri ASEAN

Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan negara-negara Asia Tenggara dalam menarik investasi manufaktur semakin ketat. Vietnam menjadi salah satu negara yang agresif mengembangkan ekosistem industri kendaraan listrik, termasuk dari sisi kebijakan dan insentif investasi.

Hal ini membuat sejumlah perusahaan global mempertimbangkan ulang lokasi produksi mereka, termasuk yang sebelumnya berbasis di Indonesia.

Tantangan Industri Otomotif Nasional

Industri otomotif Indonesia selama ini dikenal memiliki basis produksi yang kuat dan menjadi salah satu tulang punggung ekspor manufaktur. Namun, tantangan seperti efisiensi biaya, kepastian regulasi, hingga pengembangan ekosistem kendaraan listrik menjadi faktor penting dalam menjaga daya saing.

Kondisi ini mendorong perlunya penguatan rantai pasok lokal serta peningkatan iklim investasi agar industri tidak kehilangan daya tarik di mata investor global.

Penutup

Rencana relokasi dua pabrik komponen otomotif ke Vietnam menjadi sinyal penting bagi industri manufaktur nasional. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Indonesia dituntut untuk memperkuat ekosistem industri agar tetap menjadi tujuan utama investasi dan mampu menjaga keberlangsungan lapangan kerja di sektor otomotif.