Kamis, 19 Februari 2026
Walisongo Global Media
Daily & Lifestyle

Calm Alertness vs Caffeine Rush: Kenapa Banyak Orang Mulai Switch ke Matcha?

Admin WGM - Sunday, 25 January 2026 | 03:56 PM

Background
Calm Alertness vs Caffeine Rush: Kenapa Banyak Orang Mulai Switch ke Matcha?
Kopi dan Matcha

Pertarungan antara pecinta kopi dan penggemar matcha sepertinya nggak akan pernah ada habisnya. Apalagi buat Gen Z yang butuh asupan kafein biar tetap produktif nugas atau kerja, tapi juga peduli banget sama kesehatan mental dan fisik. Pagi hari belum lengkap tanpa asupan kafein. Pilihannya biasanya cuma dua: lari ke coffee shop buat pesan iced latte, atau nge-stok bubuk matcha hijau estetik di rumah. Keduanya sama-sama punya kafein dan tinggi antioksidan, tapi efeknya ke tubuh itu beda jauh, lho!

1. Kopi: Si Pembangkit Energi Instan

Kopi adalah ratunya instant boost. Kandungan kafein dalam satu cangkir kopi (sekitar 95–120 mg) jauh lebih tinggi dibanding matcha.

  • The Vibe: Cocok buat lo yang butuh "tamparan" energi biar langsung melek di pagi hari atau sebelum olahraga.
  • The Downside: Pernah ngerasa jantung berdebar atau tangan gemetar (jitters) setelah minum kopi? Itu karena kopi melepas kafein secara cepat ke aliran darah. Selain itu, ada efek caffeine crash—kondisi di mana lo merasa tiba-tiba lemas banget setelah efek kopinya habis.

2. Matcha: Si Penenang yang Bikin Fokus

Matcha mengandung kafein sekitar 38–89 mg per sajian. Meski lebih rendah dari kopi, matcha punya senjata rahasia bernama L-Theanine.

  • The Vibe: L-Theanine adalah asam amino yang bikin pelepasan kafein jadi lebih lambat dan stabil. Hasilnya? Lo bakal ngerasa segar dan fokus dalam durasi lama (4–6 jam) tanpa rasa cemas atau jantung berdebar. Istilah kerennya: Calm Alertness.
  • The Downside: Rasanya cukup earthy (seperti rumput) dan harganya cenderung lebih mahal untuk kualitas yang premium (ceremonial grade).

Jadi, Pilih yang Mana?

  • Pilih Kopi kalau: Lo punya deadline mepet dalam 1 jam, butuh tenaga buat workout berat, atau emang pecinta aroma biji kopi yang kuat.
  • Pilih Matcha kalau: Lo gampang merasa cemas (anxiety), punya lambung sensitif, atau butuh fokus buat belajar/ngoding dalam waktu lama tanpa pengen merasa "teler" setelahnya.

Banyak Gen Z sekarang yang mulai switch ke matcha karena pengen ngurangin ketergantungan sama kopi yang sering bikin susah tidur di malam hari.

Gimana, kamu tim #CoffeeAddict atau #MatchaLover, nih, Winners?