Auto Bertenaga! 5 Tips Sahur Simpel Biar Kamu Gak Gampang Laper Pas Puasa
Admin WGM - Monday, 16 February 2026 | 12:56 PM


Sahur adalah "bahan bakar" utama bagi tubuh untuk bertahan selama lebih dari 12 jam. Namun, banyak orang melakukan kesalahan dengan makan secara berlebihan namun tidak memperhatikan kualitas nutrisinya. Akibatnya, kadar gula darah melonjak cepat lalu turun drastis, yang menyebabkan rasa lapar hebat dan kantuk di siang hari.
Agar puasa kamu tetap bertenaga, berikut adalah strategi nutrisi yang bisa kamu terapkan:
1. Pilih Karbohidrat Kompleks, Bukan Karbohidrat Olahan
Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk dipecah oleh tubuh, sehingga energi dilepaskan secara bertahap.
- Ganti Nasi Putih: Cobalah nasi merah, oatmeal, ubi jalar, atau roti gandum utuh.
- Manfaat: Makanan ini kaya akan serat yang membantu kamu merasa kenyang lebih lama dan menjaga stabilitas gula darah.
2. Utamakan Protein Tinggi
Protein memiliki efek termik yang tinggi dan memberikan rasa kenyang yang paling awet dibandingkan lemak atau karbohidrat.
- Menu Rekomendasi: Telur rebus, dada ayam, ikan, atau protein nabati seperti tempe dan tahu.
- Tips: Mengonsumsi protein saat sahur dapat membantu mencegah penyusutan massa otot selama berpuasa.
3. Jangan Lupakan Lemak Sehat
Lemak sering dianggap buruk, padahal lemak sehat berfungsi memperlambat proses pencernaan (gastric emptying), sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama.
- Sumber Lemak Baik: Alpukat, kacang-kacangan (seperti almond atau kenari), dan minyak zaitun.
4. Hidrasi Strategis: Hindari Teh dan Kopi Berlebih
Banyak yang salah kaprah dengan minum teh hangat dalam jumlah banyak saat sahur. Teh dan kopi bersifat diuretik, yang artinya memicu tubuh untuk mengeluarkan cairan lebih cepat melalui urin.
- Solusi: Fokuslah pada air putih dengan pola 2-4-2 (2 gelas saat buka, 4 gelas sepanjang malam, dan 2 gelas saat sahur). Kurangi konsumsi garam berlebih saat sahur karena garam bersifat menarik cairan tubuh dan membuatmu cepat haus.
5. Hindari Makanan Terlalu Manis dan Pedas
Makanan yang sangat manis (tinggi gula sederhana) akan memicu lonjakan insulin yang diikuti oleh penurunan energi secara tiba-tiba (sugar crash). Sementara itu, makanan pedas dapat memicu asam lambung atau gangguan pencernaan yang membuat ibadah puasa menjadi tidak nyaman.
Sahur yang berkualitas adalah tentang keseimbangan antara serat, protein, dan hidrasi. Dengan menghindari makanan instan dan beralih ke real food, kamu memberikan kesempatan bagi tubuh untuk tetap bekerja secara optimal meski sedang berpuasa. Ingat, tujuan sahur adalah memberi nutrisi pada sel tubuh, bukan sekadar memuaskan nafsu makan sesaat.
Next News

Kaki Tak Bisa Berbohong! Rahasia Membaca Kejujuran Lawan Bicara
in 2 hours

The Power of Silence, Mengapa Sosok Pendiam Sering Kali Menjadi yang Paling Karismatik
in an hour

Berhenti Mencatat secara Linier! Inilah Alasan Mind Mapping Bikin Belajar Jadi 10x Lebih Cepat
in an hour

Taktik Zero Waste, Cara Mudah Bikin Kompos di Pojok Dapur Tanpa Aroma Busuk
in 16 minutes

Upcycling 101: Cara Mengubah Barang 'Rongsokan' Menjadi Furnitur Berkelas
4 hours ago

Kenapa Kita Susah Mengaku Salah? Mengupas Rahasia Psikologi di Balik Ego Manusia
4 hours ago

Gak Perlu Deterjen Mahal! Rahasia Lemon dan Garam untuk Kinclongkan Peralatan Masak
5 hours ago

Bukan Solusi yang Mereka Cari, Inilah Kekuatan Validasi dalam Komunikasi Emosional
5 hours ago

Kesehatan Mental Nomor Satu! Inilah Tanda Kamu Harus Mulai Menjauhi Teman Tertentu
6 hours ago

Bukan Cuma Soal Gaya: Gimana Warna Baju yang Kamu Pakai Bisa Ngubah Mood dan Produktivitas Kamu Seharian
21 hours ago





