Aturan Baru Piala Dunia 2026: Tutup Mulut Saat Bertengkar dan Walk Out Bisa Berujung Kartu Merah
Admin WGM - Wednesday, 29 April 2026 | 07:30 PM


Federasi sepak bola dunia (FIFA) melalui International Football Association Board (IFAB) resmi menyetujui sejumlah aturan baru yang akan diterapkan pada Piala Dunia 2026. Regulasi ini bertujuan meningkatkan transparansi, disiplin, serta menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung.
Salah satu aturan yang paling mencuri perhatian adalah larangan bagi pemain untuk menutup mulut saat terlibat adu argumen di lapangan. Dalam aturan baru ini, tindakan tersebut dapat langsung diganjar kartu merah oleh wasit.
Larangan Menutup Mulut Saat Bertengkar
Selama ini, pemain kerap menutup mulut ketika berbicara atau berdebat dengan lawan maupun wasit. Tindakan ini biasanya dilakukan untuk menghindari pembacaan gerak bibir yang bisa mengungkap isi percakapan.
Namun, FIFA menilai praktik tersebut berpotensi menyembunyikan ucapan yang mengandung pelanggaran, seperti hinaan atau diskriminasi. Oleh karena itu, IFAB menetapkan bahwa aksi menutup mulut dalam situasi konfrontasi bisa dianggap sebagai pelanggaran serius.
Aturan ini juga dipicu oleh sejumlah insiden sebelumnya, termasuk dugaan ucapan tidak pantas dalam pertandingan level klub yang sulit dibuktikan karena pemain menutupi mulutnya saat berbicara.
Walk Out Bisa Berujung Sanksi Berat
Selain itu, aturan baru juga menyasar aksi walk out atau meninggalkan lapangan sebagai bentuk protes terhadap keputusan wasit. Dalam regulasi terbaru, tindakan tersebut dapat langsung dikenai kartu merah.
Bahkan, jika sebuah tim secara kolektif meninggalkan pertandingan hingga laga tidak dapat dilanjutkan, tim tersebut berpotensi dinyatakan kalah (forfeit).
Langkah ini diambil setelah sejumlah insiden di turnamen internasional sebelumnya, di mana pertandingan terganggu akibat aksi protes pemain yang meninggalkan lapangan.
Tujuan: Transparansi dan Kendali Pertandingan
FIFA menyebut perubahan ini sebagai bagian dari upaya menjaga integritas pertandingan. Dengan tidak adanya ruang untuk menyembunyikan ucapan atau melakukan protes ekstrem, diharapkan komunikasi di lapangan menjadi lebih terbuka dan terkendali.
Selain itu, aturan ini juga memberikan kewenangan lebih besar kepada wasit dalam mengontrol jalannya pertandingan serta menindak perilaku tidak sportif.
Menuai Pro dan Kontra
Meski bertujuan baik, aturan ini memicu perdebatan di kalangan pemain dan pengamat sepak bola.
Beberapa pihak menilai aturan tersebut terlalu ketat dan berpotensi menimbulkan kontroversi baru, terutama dalam situasi sensitif seperti protes terhadap rasisme atau tindakan diskriminatif di lapangan.
Di sisi lain, ada pula yang mendukung langkah FIFA karena dianggap mampu menekan perilaku tidak sportif dan meningkatkan kualitas pertandingan secara keseluruhan.
Perubahan Lain di Piala Dunia 2026
Selain aturan terkait perilaku pemain, FIFA juga melakukan beberapa penyesuaian lain untuk turnamen 2026, seperti perubahan sistem kartu kuning dan pengaturan disiplin pemain agar lebih adil dalam turnamen yang kini diikuti 48 tim.
Perubahan ini menunjukkan bahwa FIFA tengah berupaya menyesuaikan regulasi dengan format baru serta dinamika permainan modern.
Aturan baru di Piala Dunia 2026 menandai perubahan besar dalam pendekatan FIFA terhadap disiplin pemain. Larangan menutup mulut saat bertengkar dan sanksi tegas terhadap aksi walk out menunjukkan upaya serius untuk menjaga transparansi dan sportivitas. Meski menuai pro dan kontra, implementasi aturan ini akan menjadi salah satu aspek paling menarik untuk disorot dalam turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut.
Next News

Ladang Uang FIFA! Mengintip Gurita Bisnis dan Sponsor Raksasa di Balik Piala Dunia
in 25 minutes

Tragedi Maracanazo 1950: Hari Paling Kelam Saat Uruguay Membungkam 200 Ribu Jiwa di Brasil
35 minutes ago

Bukan Sekadar Sepak Bola, Mengupas Intrik Politik dan Taktik di Balik Gol Tangan Tuhan Maradona
2 hours ago

Sulit Ditandingi! 5 Rekor Piala Dunia yang Mustahil Dipecahkan Pemain Modern
3 hours ago

Sambut Piala Dunia 2026, MTA New York Rilis Rangkaian Kereta Bertema Negara Peserta!
4 hours ago

Gak Nyangka! Marc Marquez Ungkap Rahasia Menang Sprint Race MotoGP Hungaria 2026
3 days ago

Hasil Persahabatan Internasional: Belgia Tundukkan Kroasia 2-0 Lewat Gol Romelu Lukaku
7 days ago

Momen Unik Singapore Open 2026: Loh Kean Yew Salah Naik Podium di Rumah Sendiri!
8 days ago

Gagal Juara Liga Champions, Arsenal Tetap Pulang Bawa Hadiah Uang Fantastis!
10 days ago

Jadwal Timnas Indonesia Juni 2026: Tim Senior, U-19, hingga Timnas Putri Siap Tampil
11 days ago





