Pavlopetri, Kota Tertua di Dunia yang Tenggelam dan Tetap Utuh di Dasar Laut Yunani
Admin WGM - Friday, 26 June 2026 | 08:00 PM


Di lepas pantai selatan Yunani, tepatnya di Teluk Vatika, terdapat sebuah kota kuno yang telah lama tenggelam namun masih menyimpan jejak peradaban yang luar biasa. Kota tersebut bernama Pavlopetri, yang dikenal sebagai kota bawah laut tertua di dunia dengan usia diperkirakan mencapai sekitar 5.000 tahun.
Berbeda dengan banyak situs arkeologi lain yang hanya menyisakan reruntuhan, Pavlopetri masih mempertahankan tata kota yang jelas. Para arkeolog berhasil mengidentifikasi jalan-jalan, bangunan, halaman rumah, kompleks pemakaman, hingga pelabuhan kuno yang pernah menjadi pusat aktivitas masyarakat pada masanya.
Ditemukan Kembali Setelah Ribuan Tahun
Keberadaan Pavlopetri pertama kali diketahui pada awal abad ke-20, namun baru diteliti secara serius setelah ditemukan kembali oleh oseanografer Nicholas Flemming pada tahun 1967. Setahun kemudian, tim arkeolog dari Universitas Cambridge memetakan seluruh kawasan kota yang berada di bawah permukaan laut.
Perkembangan teknologi pemetaan bawah laut kemudian memungkinkan para peneliti membuat model tiga dimensi yang memperlihatkan secara rinci bentuk kota kuno tersebut.
Pernah Menjadi Kota Pelabuhan yang Ramai
Penelitian menunjukkan Pavlopetri berkembang sejak Zaman Perunggu dan diduga menjadi salah satu pusat perdagangan penting di kawasan Laut Aegea. Lokasinya yang berada di jalur pelayaran membuat kota ini ramai dikunjungi para pedagang dari berbagai wilayah Mediterania.
Berbagai temuan, seperti keramik dan artefak perdagangan, memperkuat dugaan bahwa masyarakat Pavlopetri telah memiliki kehidupan ekonomi dan budaya yang maju.
Mengapa Pavlopetri Tenggelam?
Para ilmuwan meyakini kota ini tenggelam akibat kombinasi gempa bumi, aktivitas tektonik, dan kenaikan permukaan laut yang terjadi secara bertahap sekitar 1.000 SM. Meski hilang dari permukaan, kondisi bawah laut justru membantu menjaga struktur kota tetap relatif utuh selama ribuan tahun.
Karena berada di kedalaman yang dangkal, sebagian situs bahkan masih dapat diamati oleh penyelam berpengalaman, meski aksesnya dibatasi demi menjaga kelestarian kawasan arkeologi tersebut.
Warisan Berharga bagi Dunia
Pavlopetri menjadi salah satu situs arkeologi bawah laut paling penting di dunia. Keberadaannya memberikan gambaran mengenai kehidupan masyarakat pada awal terbentuknya kota-kota di Eropa, mulai dari sistem permukiman, aktivitas perdagangan, hingga perencanaan tata kota yang sudah sangat maju untuk zamannya.
Penelitian terhadap kota ini juga terus dilakukan guna memahami perkembangan peradaban kuno sekaligus memastikan situs bersejarah tersebut tetap terlindungi dari ancaman kerusakan akibat aktivitas manusia maupun perubahan lingkungan.
Pavlopetri membuktikan bahwa jejak peradaban manusia dapat bertahan selama ribuan tahun meski tersembunyi di dasar laut. Dengan usia sekitar lima milenium dan tata kota yang masih dapat dikenali hingga kini, kota kuno di Yunani ini menjadi salah satu penemuan arkeologi paling berharga sekaligus membuka jendela baru untuk memahami sejarah awal peradaban manusia.
Next News

Astronom Temukan "Mega-Earth" GJ 523b: Bobotnya 23 Kali Lipat Massa Bumi dengan Orbit Tak Biasa
in 6 hours

Bukan Cuma Bulan Kelahiran: 3 Peristiwa Besar Kehidupan Nabi di Bulan Rabiul Awal
in 7 hours

Perlindungan Data Pribadi dan Hak Digital dalam Kacamata Konstitusi Indonesia
7 days ago

Bukan Cuma Menuntut Hak: Mengenal Kewajiban Konstitusional Warga Negara Indonesia
7 days ago

Ingin Pelihara Reptil? 4 Jenis Kadal Hias yang Paling Ramah untuk Pemula
11 days ago

Mengapa Ekor Kadal Bisa Tumbuh Lagi? Rahasia Sains di Balik Fenomena Autotomi
11 days ago

Bukan Cuma Hafalan! Cara Menerapkan 10 Dasa Darma Pramuka di Kehidupan Sehari-hari
11 days ago

Bukan Cuma Nilai Bagus! Ini Keterampilan Penting yang Harus Dimiliki Anak Muda Masa Kini
13 days ago

Bangga! Ini 5 Teknologi Buatan Peneliti Indonesia yang Diakui Dunia
15 days ago

Garda Terdepan Planet Bumi: Bagaimana Masyarakat Adat Menjaga 80% Keanekaragaman Hayati Dunia
16 days ago





