Sabtu, 11 Juli 2026
Walisongo Global Media
Science & Technology

Komdigi Siapkan Pemanfaatan AI untuk Penyaluran Bansos, Sasar 50 Juta Penerima Manfaat

Admin WGM - Wednesday, 24 June 2026 | 11:45 AM

Background
Komdigi Siapkan Pemanfaatan AI untuk Penyaluran Bansos, Sasar 50 Juta Penerima Manfaat
(VOI/Dinda Buana)

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) tengah mengembangkan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam sistem penyaluran bantuan sosial (bansos). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas program perlindungan sosial sekaligus memastikan bantuan dapat disalurkan lebih tepat sasaran.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan pemerintah telah melakukan uji coba penerapan teknologi digital, termasuk AI, dalam program bansos melalui proyek percontohan di Banyuwangi. Menurutnya, inisiatif tersebut merupakan bagian dari upaya transformasi digital yang didorong pemerintah di berbagai sektor pelayanan publik.

Meutya menjelaskan, apabila program tersebut berhasil diterapkan secara luas, Indonesia berpotensi memiliki salah satu program inklusi keuangan digital terbesar di dunia. Pasalnya, program bansos yang akan didukung teknologi AI itu menyasar sekitar 18 juta keluarga penerima manfaat atau setara dengan sekitar 50 juta penduduk.

Ia menilai penggunaan teknologi digital harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar meningkatkan capaian statistik ekonomi digital. Karena itu, transformasi digital diharapkan dapat berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.

Menurut Meutya, pemanfaatan teknologi seperti AI, Internet of Things (IoT), dan platform digital perlu diperluas agar tidak hanya berkembang di industri teknologi, tetapi juga dapat mendukung sektor-sektor produktif seperti pertanian, perikanan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta generasi muda.

Dalam forum Digital Ecosystem Alignment (DEAL) 2026 di Jakarta, pemerataan manfaat teknologi digital menjadi salah satu fokus utama yang dibahas pemerintah bersama para pelaku ekosistem digital. Pemerintah berharap penerapan AI dalam penyaluran bansos dapat menjadi contoh pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan kualitas layanan publik sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap bantuan sosial dan layanan keuangan secara lebih efektif dan akurat.