Wapres Gibran Tinjau Korban Keracunan MBG di Batang, Minta Hasil Investigasi Dibuka Transparan
Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 29 September 2026 | 10:59 AM


Dilansir dari detikJateng, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menjenguk korban dugaan keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, pada Senin (28/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Gibran yang mengenakan setelan kemeja hitam mendatangi RSUD Limpung sekitar pukul 09.00 WIB dengan didampingi Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, jajaran Pemkab Batang, serta tim medis. Di sana, Wapres terlihat berdialog secara langsung dengan para pasien korban keracunan MBG meskipun kegiatan kunjungan tersebut berlangsung tertutup bagi awak media.
Setelah mendatangi RSUD Limpung, Wapres Gibran melanjutkan peninjauannya ke Puskesmas Bawang sekitar pukul 09.58 WIB yang juga tertutup bagi wartawan. Rombongan kemudian bertolak ke SD Pasusukan Bawang untuk berbincang dengan orang tua, murid, dan guru setempat sebelum akhirnya bertolak ke Semarang sekitar pukul 12.00 WIB. Berdasarkan rilis dari Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden yang dibagikan melalui Dinas Kominfo Batang, Gibran menekankan pentingnya penanganan kesehatan korban, kepastian bagi keluarga, percepatan investigasi, serta pengawasan keamanan pangan.
Gibran menekankan perlunya evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, khususnya terkait pengawasan keamanan pangan. Evaluasi tersebut mencakup pemenuhan standar higienis, waktu pengolahan, penyimpanan, distribusi, hingga pengawasan langsung di lapangan. Langkah ini diambil setelah ratusan warga di wilayah Bawang mendadak mengalami gejala keracunan usai menyantap hidangan program MBG.
"Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, standar keamanan pangan harus dipastikan, dan setiap temuan harus segera diperbaiki," tegas Gibran melalui keterangan tertulisnya, Senin (28/9/2026).
Ia juga menambahkan bahwa keselamatan para penerima manfaat harus menjadi prioritas utama.
"Kita ingin program prioritas Presiden ini memberikan manfaat sebesar-besarnya dengan keamanan dan kualitas makanan sebagai prioritas," lanjutnya.
Terkait penyebab dugaan keracunan tersebut, Gibran menyampaikan bahwa proses pemeriksaan sampel makanan saat ini masih terus berlangsung. Ia pun meminta agar seluruh rangkaian investigasi dapat segera dituntaskan oleh pihak berwenang secara cepat dan menyeluruh. Selain itu, Wapres menginstruksikan agar seluruh hasil pemeriksaan medis dan laboratorium nantinya dibuka secara terbuka kepada publik.
"Penyebab kejadian masih dalam proses pemeriksaan," kata Gibran dalam rilis resminya.
Pihaknya mendesak agar proses penyelidikan dilakukan tanpa ada hal yang ditutup-tutupi dari masyarakat.
"Tapi investigasi harus segera dituntaskan dan penyampaian hasil investigasi harus secara transparan, sehingga dapat menjadi pembelajaran bersama," ungkapnya.
Sementara itu, berdasarkan data resmi Dinas Kesehatan Batang per Senin (28/9/2026) pukul 06.00 WIB, jumlah korban keracunan MBG membengkak hingga 660 orang. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Ida Sulaksmi, mengungkapkan bahwa sebanyak 34 pasien di antaranya masih harus menjalani perawatan intensif di sejumlah fasilitas kesehatan. Pemerintah daerah bersama Dinas Kesehatan terus berkoordinasi untuk memantau pemulihan para korban serta mengetatkan pengawasan terhadap penyedia layanan pangan.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
12 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
12 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
5 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
5 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
8 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago





