Selasa, 12 Mei 2026
Walisongo Global Media
Sport

Sambernyawa Sulit Menang, Skor Kacamata di Manahan Perburuk Posisi Persis

Admin WGM - Sunday, 10 May 2026 | 06:00 PM

Background
Sambernyawa Sulit Menang, Skor Kacamata di Manahan Perburuk Posisi Persis
Skor Persis Solo vs Persebaya Surabaya (Persebaya /)

Persis Solo gagal memaksimalkan status sebagai tuan rumah setelah ditahan imbang tanpa gol oleh Persebaya Surabaya dalam lanjutan kompetisi liga kasta tertinggi Indonesia, Sabtu (9/5/2026). Bertanding di Stadion Manahan, laga yang bertajuk duel klasik ini berakhir dengan skor kacamata 0-0. Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Laskar Sambernyawa yang semakin terbenam di zona degradasi, sementara Bajol Ijo gagal menembus posisi tiga besar klasemen sementara.

Pertandingan berjalan dengan intensitas tinggi sejak peluit pertama dibunyikan, namun buruknya penyelesaian akhir dari kedua kesebelasan membuat papan skor tidak berubah hingga laga usai.

Kebuntuan di Paruh Pertama

Bermain di depan pendukung sendiri, Persis Solo mencoba mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Namun, pertahanan rapat yang digalang oleh barisan belakang Persebaya membuat tim tuan rumah kesulitan menembus kotak penalti. Melansir laporan resmi Persebaya.id, kedua tim bermain "sama kuat" sepanjang paruh pertama dengan konsentrasi tinggi di lini tengah.

Persebaya sebenarnya sempat memberikan ancaman melalui serangan balik cepat dari sektor sayap. Beberapa peluang emas tercipta lewat kaki penyerang asing mereka, namun kegemilangan penjaga gawang Persis Solo berhasil mematahkan setiap peluang yang ada. Hingga turun minum, kedudukan imbang tanpa gol tetap bertahan, mencerminkan ketatnya persaingan taktis antara kedua pelatih.

Dominasi Persebaya dan Solidnya Pertahanan Persis

Memasuki babak kedua, Persebaya Surabaya mencoba meningkatkan intensitas serangan guna mencuri poin penuh. Melansir laporan Antara News, anak asuh pelatih Bajol Ijo tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan menciptakan beberapa kemelut di depan gawang lawan. Kendati demikian, disiplinnya lini belakang Persis Solo menjadi kunci keberhasilan mereka terhindar dari kekalahan di rumah sendiri.

Persis Solo yang sangat membutuhkan kemenangan untuk keluar dari jerat zona merah tampak bermain lebih hati-hati pada 15 menit terakhir. Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor, namun koordinasi yang kurang rapi di lini depan membuat peluang-peluang yang didapat terbuang percuma. Hasil imbang 0-0 ini pun menjadi skor akhir yang harus diterima oleh kedua tim.

Persis Terbenam di Zona Merah

Hasil imbang ini membawa dampak kontras bagi kedua tim di tabel klasemen. Melansir ulasan detikSport, tambahan satu poin ini sama sekali tidak menolong posisi Persis Solo. Laskar Sambernyawa justru semakin "terbenam" di zona merah klasemen sementara. Kegagalan meraih kemenangan di kandang memperpanjang catatan minor mereka musim ini, yang sekaligus meningkatkan tekanan bagi jajaran manajemen dan kepelatihan.

Di sisi lain, Persebaya Surabaya juga harus merelakan peluang untuk merangkak naik ke posisi puncak. Meskipun mencuri poin di kandang lawan sering dianggap hasil positif, bagi pendukung setia Bajol Ijo, hasil tanpa gol melawan tim penghuni papan bawah tetap dianggap sebagai kehilangan momentum krusial dalam perebutan gelar juara.

Evaluasi Lini Depan

Pascapertandingan, kedua pelatih sepakat bahwa masalah utama dalam laga ini adalah buruknya konversi peluang menjadi gol. Minimnya kreativitas dalam membongkar pertahanan lawan yang menumpuk pemain di area penalti menjadi pekerjaan rumah besar bagi kedua tim menatap pekan selanjutnya.

Bagi Persis Solo, sisa pertandingan musim ini akan menjadi laga final demi menghindari degradasi ke kasta kedua. Sementara itu, Persebaya harus segera membenahi ketajaman lini depan mereka jika ingin tetap bersaing di jalur perebutan juara. Duel klasik di Manahan ini menjadi pengingat bahwa di liga seketat ini, dominasi permainan tanpa gol tidak akan memberikan dampak signifikan bagi posisi di klasemen.