Pedagang UMKM di CFD Harapan Indah Bekasi Amankan Perempuan Terduga Pengguna QRIS Palsu
Azizatul Khifdiyah - Monday, 21 September 2026 | 11:56 AM


Sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di kawasan Car Free Day (CFD) Harapan Indah, Kota Bekasi, Jawa Barat, diduga menjadi korban penggunaan QRIS palsu oleh seorang perempuan. Berdasarkan informasi yang dihimpun, dugaan aksi penipuan transaksi pembayaran ini berimbas pada kerugian para pedagang yang berjualan di lokasi tersebut. Peristiwa penipuan tersebut menyasar beberapa pedagang kecil yang biasa menggelar lapak dagangan mereka setiap akhir pekan.
Perempuan tersebut diduga sengaja menggunakan QRIS palsu untuk melakukan berbagai transaksi pembelian barang dagangan kepada sejumlah pedagang di kawasan CFD Harapan Indah. Berdasarkan laporan, pelaku disebut kerap datang ke lokasi tersebut setiap hari Minggu untuk bertransaksi secara rutin. Beberapa transaksi yang dilakukan oleh pelaku diduga memiliki nominal pembayaran yang tergolong cukup besar.
Dugaan penggunaan QRIS palsu baru diketahui setelah para pedagang melakukan pemeriksaan mutasi transaksi pembayaran mereka. Saat melakukan pengecekan rekening, para korban mendapati bahwa uang dari pembayaran yang dilakukan pelaku ternyata tidak pernah masuk ke saldo mereka. Mengetahui adanya kejanggalan dalam sistem pembayaran digital tersebut, para pedagang yang merasa dirugikan langsung mengambil tindakan.
Sejumlah pedagang kemudian bergerak cepat mengamankan perempuan tersebut setelah menyadari adanya dugaan aksi modus transaksi pembayaran menggunakan QRIS palsu. Perempuan itu langsung diamankan oleh para pelaku UMKM di kawasan CFD Harapan Indah untuk dimintai keterangan secara langsung terkait seluruh transaksi yang telah dilakukannya. Proses pengamanan terduga pelaku ini mengundang perhatian banyak pengunjung serta pedagang lain yang berada di sekitar kawasan kegiatan tersebut.
Aksi pengamanan terduga pelaku penipuan ini sempat terekam kamera warga hingga beredar luas di berbagai platform media sosial. Dalam video yang beredar di media sosial, perempuan tersebut terlihat dikerumuni oleh sejumlah pedagang yang merasa gusar di kawasan CFD Harapan Indah. Para pedagang mendesak perempuan itu untuk memberikan penjelasan jujur mengenai aliran uang dari transaksi nontunai yang bermasalah tersebut.
Akibat dugaan kejahatan penggunaan sistem pembayaran palsu ini, sejumlah pelaku UMKM lokal secara terbuka mengaku mengalami kerugian finansial yang nyata. Total kerugian yang dialami oleh beberapa pedagang di lokasi kejadian disebut telah mencapai angka nominal jutaan rupiah. Kerugian ini terasa sangat memberatkan para pedagang kecil yang mengandalkan hasil penjualan harian untuk menopang usaha mereka.
Guna mencegah timbulnya korban baru di kemudian hari, para pedagang terus mengusut tuntas motif dan rekam jejak transaksi terduga pelaku. Langkah ketat ini diambil agar iklim usaha di area publik kawasan Kota Bekasi tetap aman dari beragam modus penipuan berbasis teknologi digital. Hingga kini, terduga pelaku telah ditahan sementara oleh warga dan pedagang guna mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai aturan yang berlaku.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
12 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
12 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
5 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
5 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
8 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago





