Sabtu, 10 Oktober 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Terguling Tabrak Batu Usai Dikejar Warga Wonosobo, Pencuri Sapi Kabur Tinggalkan Mobil dan KTP

Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 22 September 2026 | 11:14 AM

Background
Terguling Tabrak Batu Usai Dikejar Warga Wonosobo, Pencuri Sapi Kabur Tinggalkan Mobil dan KTP
Aksi pencurian sapi di Leksono, Wonosobo berakhir gagal setelah mobil pelaku terguling menabrak batu saat dikejar warga. Pelaku kabur meninggalkan KTP hingga akhirnya ditangkap polisi. (Detik Jateng/)

​Aksi pencurian sapi di wilayah Leksono, Wonosobo berakhir apes usai kendaraan yang digunakan pelaku terguling di pinggir jalan. Mengutip laporan detikJateng, mobil Suzuki Futura warna hitam milik pelaku terbalik akibat menabrak tumpukan batu saat dikejar warga. Dua pelaku di dalam mobil langsung kabur melarikan diri ke area kebun salak dengan meninggalkan kendaraan serta barang pribadi.

​Peristiwa kriminal ini terjadi di wilayah Leksono, Kabupaten Wonosobo pada Minggu (13/9) dini hari. Modus operandi tersangka adalah merusak gembok pintu kandang milik korban untuk mengeluarkan hewan ternak tersebut. Setelah gembok berhasil dirusak, pelaku menuntun sapi keluar kandang menuju mobil yang telah disiapkan di lokasi.

​Namun, aksi pelaku diketahui warga yang merasa curiga melihat sebuah mobil berwarna hitam berada di sekitar kandang sapi. Warga yang memergoki mobil tersebut mengangkut sapi lantas melakukan pengejaran secara bersama-sama terhadap para pelaku. Saat aksi kejar-kejaran berlangsung, mobil pelaku hilang kendali hingga menabrak tumpukan batu di pinggir jalan lalu terguling.

​Usai kendaraan terguling, dua orang di dalam mobil terlihat keluar dan melarikan diri ke area kebun salak di sekitar lokasi. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh warga sekitar kepada pihak Polsek Leksono yang langsung datang menuju lokasi. Kasat Reskrim Polres Wonosobo AKP Arif Kristiawan membenarkan insiden kecelakaan yang dialami oleh kendaraan terduga pelaku.

​"Dalam pengejaran tersebut, kendaraan yang diduga digunakan pelaku akhirnya terguling setelah menabrak tumpukan batu di pinggir jalan," kata AKP Arif Kristiawan dalam keterangan tertulis yang diterima detikJateng, Selasa (22/9/2026).

"Modus yang dilakukan tersangka adalah dengan merusak gembok pintu kandang, kemudian mengeluarkan sapi dari dalam kandang dan menuntunnya menuju kendaraan yang telah disiapkan," jelasnya. "Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengamankan mobil Suzuki Futura warna hitam," lanjutnya.

​Selain menyita unit mobil, petugas kepolisian yang tiba di lokasi juga mengamankan barang bukti lain yang tertinggal. Polisi mengamankan tas, telepon, serta kartu identitas yang ditinggalkan para terduga pelaku saat melarikan diri. Petugas kepolisian selanjutnya melakukan pemeriksaan mendalam terhadap korban dan para saksi di lokasi kejadian.

​"Selain itu, diamankan tas, telepon dan kartu identitas (ditinggalkan terduga pelaku)," ungkapnya.

Dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan para saksi, polisi berhasil mengidentifikasi pria berinisial S (58) yang diduga kuat terlibat. Pengungkapan kasus pencurian ini merupakan hasil kerja sama Unit Reskrim Polsek Leksono dan Unit Resmob Satreskrim Polres Wonosobo.

​"Pengungkapan ini merupakan hasil kerja sama antara Unit Reskrim Polsek Leksono dan Unit Resmob Satreskrim Polres Wonosobo," jelas Arif.

"Kami masih mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk memastikan peran masing-masing pihak yang berkaitan dengan perkara ini," katanya.

Atas perbuatannya, tersangka S dijerat Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

​"Apabila masyarakat melihat kendaraan atau aktivitas yang mencurigakan di sekitar kandang maupun lingkungan permukiman, segera informasikan kepada kepolisian," tegasnya.

"Informasi awal dari masyarakat sangat membantu dalam upaya mencegah dan mengungkap tindak pidana," pungkasnya. Polisi mengimbau masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi aksi kejahatan di lingkungan pemukiman maupun area penampungan ternak.