Sering Dianggap Madu, Ternyata Bercak Putih di Kurma Bisa Jadi Jamur Berbahaya
Admin WGM - Monday, 23 February 2026 | 08:00 PM


Menyimpan stok camilan sehat seperti kurma dan aneka kacang-kacangan telah menjadi kebiasaan rutin bagi banyak keluarga Indonesia terutama saat memasuki bulan suci hingga hari raya. Bahan pangan ini sangat digemari karena memiliki daya simpan yang relatif lama dibandingkan dengan buah-buahan segar lainnya. Namun, durabilitas yang tinggi sering kali membuat konsumen menjadi lengah dan kurang teliti dalam memeriksa kualitas produk sebelum mengonsumsinya. Munculnya jamur tak kasat mata atau mikotoksin pada kurma dan kacang-kacangan menjadi ancaman serius yang dapat mengganggu kesehatan sistem pencernaan manusia secara mendadak. Memahami ciri fisik serta perubahan aroma pada bahan pangan ini merupakan langkah proteksi diri yang sangat krusial agar manfaat sehat dari camilan tersebut tidak berubah menjadi racun bagi tubuh.
Kondisi penyimpanan yang lembap dan sirkulasi udara yang buruk menjadi faktor utama pemicu pertumbuhan spora jamur. Meskipun terlihat kering di bagian luar, bagian dalam kurma yang manis atau celah sempit pada kacang sering kali menjadi tempat persembunyian sempurna bagi mikroorganisme berbahaya.
Mengenali Perubahan Tekstur dan Aroma yang Mencurigakan
Tanda pertama yang paling mudah dikenali pada kurma yang sudah tidak layak adalah perubahan aroma. Kurma yang masih segar seharusnya memiliki aroma manis alami yang khas dan menenangkan. Jika Anda mulai mencium bau asam yang tajam, bau apek, atau aroma seperti alkohol, itu merupakan sinyal kuat bahwa telah terjadi proses fermentasi akibat aktivitas bakteri dan jamur. Selain aroma, perhatikan juga tekstur daging buahnya. Kurma yang sudah rusak biasanya terasa sangat lembek secara tidak wajar atau justru menjadi sangat keras menyerupai batu karena telah kehilangan seluruh kelembapan alaminya akibat kontaminasi.
Kacang-kacangan memiliki indikator kerusakan yang sedikit berbeda namun tetap dapat dideteksi melalui panca indra. Kacang yang sudah tidak layak biasanya akan mengeluarkan aroma tengik yang sangat mengganggu. Bau tersebut muncul akibat proses oksidasi lemak yang terkandung di dalam kacang. Jika Anda menemukan butiran kacang yang terasa lengket saat dipegang atau memiliki lapisan serbuk halus berwarna hitam atau hijau keabu-abuan, segera buang bahan tersebut karena spora jamur sudah menyebar ke seluruh bagian.
Daftar Bahaya Jamur Tak Kasat Mata pada Camilan Kering
Mengonsumsi produk yang sudah terkontaminasi jamur dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan jangka pendek maupun jangka panjang. Berikut adalah beberapa poin yang perlu diwaspadai:
- Kontaminasi Aflatoksin yang Berbahaya Kacang-kacangan yang disimpan terlalu lama berisiko tinggi mengandung aflatoksin, yaitu sejenis racun yang dihasilkan oleh jamur Aspergillus flavus. Racun ini bersifat karsinogenik yang jika menumpuk di dalam tubuh dapat memicu kerusakan hati yang sangat serius.
- Gangguan Pencernaan Akut Gejala seperti mual, muntah, hingga diare hebat sering kali muncul sesaat setelah seseorang tidak sengaja mengonsumsi kurma yang sudah berjamur. Spora jamur dapat mengiritasi dinding lambung dan mengganggu keseimbangan mikrobiota di dalam usus.
- Munculnya Gejala Alergi dan Sesak Napas Bagi individu yang memiliki sensitivitas tinggi, menghirup atau memakan produk berjamur dapat memicu reaksi alergi. Gejala yang muncul bisa berupa gatal-gatal pada kulit, mata berair, hingga gangguan pernapasan yang memerlukan penanganan medis segera.
- Penurunan Nilai Gizi Secara Drastis Proses pembusukan oleh mikroorganisme akan merusak kandungan vitamin dan mineral di dalam kurma serta kacang-kacangan. Alih-alih mendapatkan energi, tubuh justru akan dipaksa bekerja keras untuk menetralisir racun yang masuk.
Tips Penyimpanan yang Benar agar Awet dan Sehat
Cara terbaik untuk menjaga kualitas kurma adalah dengan menyimpannya di dalam wadah kedap udara dan menempatkannya di dalam lemari es. Suhu dingin akan menghambat pertumbuhan spora jamur dan menjaga kelembapan daging buah tetap stabil. Untuk kacang-kacangan, pastikan Anda menggunakan toples kaca yang bersih dan meletakkannya di tempat yang kering serta terhindar dari sinar matahari langsung. Sinar matahari dapat mempercepat proses oksidasi lemak yang membuat kacang menjadi cepat tengik dan pahit.
Selalu lakukan pemeriksaan visual sebelum mengonsumsi. Bukalah bagian tengah kurma untuk memastikan tidak ada bintik hitam atau jaring putih halus yang menyerupai sarang laba-laba di dekat bijinya. Jangan terkecoh dengan kristal gula putih yang terkadang muncul di permukaan kurma karena hal tersebut berbeda dengan jamur. Kristal gula biasanya keras dan manis, sedangkan jamur memiliki tekstur lembut, berbulu, dan berbau tidak sedap. Edukasi mengenai keamanan pangan ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih cerdas dalam memilih asupan yang benar-benar berkualitas bagi keluarga tercinta.
Kesehatan keluarga berawal dari ketelitian kita dalam memilih dan menyimpan bahan makanan di rumah. Kurma dan kacang-kacangan memang merupakan sumber nutrisi yang luar biasa, namun mereka memerlukan perhatian ekstra agar tetap layak dikonsumsi. Jangan pernah berkompromi dengan rasa atau aroma yang sudah berubah meski kerusakan terlihat sangat kecil. Membuang sedikit bahan pangan yang rusak jauh lebih baik daripada harus menanggung risiko kesehatan yang mahal harganya. Mari lebih waspada terhadap jamur tak kasat mata demi menjaga sistem pencernaan tetap prima dan tubuh tetap bugar sepanjang waktu. Pengetahuan yang baik tentang tanda kerusakan pangan adalah kunci utama menuju gaya hidup sehat yang berkelanjutan.
Next News

Jangan Sayang Duit! Kenali Ciri Minyak Jelantah yang Sudah Jadi Racun bagi Tubuh
19 hours ago

Jangan Terkecoh Harga Mahal! Simak Fakta Medis di Balik Label Makanan Organik
2 days ago

Bukan Cuma Nutrisi, Jarak Tempuh Bahan Makanan Ternyata Punya Dampak Besar buat Bumi
a day ago

Gak Usah Heran! Ini Alasan Medis Kenapa Makanan Terasa Hambar Saat Kamu Flu
a day ago

Sering Haus Padahal Sudah Minum Banyak? Ternyata Ini Fungsi Rahasia Garam Menurut Medis
3 days ago

Jangan Asal Lahap! Ini Edukasi Cara Makan yang Benar Agar Enzim Pencernaan Bekerja Maksimal Usai Berpuasa
3 days ago

Minum Air Es pas Buka Puasa Bikin Lemak Menggumpal? Cek Faktanya di Sini!
3 days ago

Anti Kembung! Simak Trik Makan Pelan saat Berbuka Biar Pencernaan Gak Kaget
3 days ago

Gemini berkata Diet Ramadan: Mengapa Banyak Orang Justru Bertambah Berat Badan?
3 days ago

Jangan Asal Masak! Ini Rahasia Membuat Kolak yang Tidak Cepat Basi, Kuncinya Ada pada Teknik Pengolahan Santan
4 days ago





