Pikap Grand Max Ringsek Tertabrak KA Majapahit di Kalijambe Sragen, Pengemudi Selamatkan Diri
Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 08 September 2026 | 11:43 AM


Sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max mengalami kerusakan parah hingga ringsek akibat tertabrak Kereta Api (KA) Majapahit pada Senin (7/9/2026) malam. Insiden kecelakaan lalu lintas ini terjadi di perlintasan tanpa palang pintu Dukuh Sentulan, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen. Beruntung, pengemudi serta penumpang mobil berhasil keluar dari kendaraan sebelum tabrakan keras tersebut berlangsung.
Peristiwa ini bermula ketika KA Majapahit bernomor lokomotif CC2039809 yang dipimpin masinis Putro Aji W bersama asisten Andrian Luki melaju kencang dari arah selatan menuju utara sekitar pukul 23.30 WIB. Secara bersamaan, mobil pikap berpelat nomor AD 8191 SM yang dikemudikan Muktiyanto (45) warga Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, melaju dari timur ke barat. Kendaraan tersebut juga membawa seorang penumpang bernama Sriyatun (45), warga Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen.
Insiden berdarah ini disinyalir dipicu akibat kelalaian dan penurunan konsentrasi dari pengemudi mobil saat melintasi jalur perlintasan kereta. Kapolsek Kalijambe, AKP Joko Margo Utomo, menyampaikan dugaan penyebab kecelakaan tersebut berdasarkan laporan resminya pada Selasa (8/9/2026). Dilansir dari detikJateng, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwasanya pengemudi kendaraan roda empat itu tidak fokus sewaktu menyeberang.
"Diduga pengemudi Kbm Daihatsu Grand Max Pikap kurang konsentrasi pada saat menyeberangi rel kereta api," ujar AKP Joko Margo Utomo.
Kelalaian pengemudi ini berakibat fatal ketika posisi kendaraan berada tepat di atas jalur rel kereta api. Jarak antara laju KA Majapahit dan bodi mobil yang kian mendekat membuat situasi di lokasi kejadian menjadi sangat kritis.
Melihat jarak kereta api yang sudah semakin dekat, pengemudi dan penumpang menyadari bahaya besar yang langsung mengintai mereka. Pengemudi yang sudah tidak mampu menguasai laju kendaraannya langsung mengambil keputusan cepat demi menyelamatkan nyawa mereka berdua. Mereka bergegas keluar meninggalkan mobil pikap tersebut sebelum hantaman keras dari lokomotif terjadi.
"Karena jarak sudah dekat, kemudian pengemudi dan penumpang keluar dari Kbm Daihatsu Grand Max Pikap karena tidak dapat menguasai laju kendaraannya," tambahnya.
Sesaat setelah keduanya melarikan diri menjauhi perlintasan, KA Majapahit langsung menghantam bodi mobil hingga ringsek parah. Berdasarkan laporan kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tabrakan di perlintasan tanpa palang pintu ini.
"Pengemudi dan penumpang keluar dari kendaraan, karena tidak dapat menguasai laju, mobil tersebut tertabrak Kereta Api Majapahit, maka terjadilah kecelakaan," pungkasnya.
Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan di perlintasan kereta api. Pengendara diimbau untuk selalu berhenti dan memastikan jalur aman sebelum menyeberang rel tanpa palang pintu.
Next News

Buntut Pembatalan Bebas Bersyarat Indra Kenz & Bechi, Kemenkumham Periksa Seluruh Petugas Lapas!
17 hours ago

Harga Minyak Dunia Meroket, Indonesia Bersiap Hadapi Imbas Inflasi dan Beban Subsidi.
17 hours ago

Status Gunung Anak Krakatau Naik Jadi Level III Siaga, Warga Dimbau Tak Panik
10 hours ago

Rumah Dinas Perwira TNI Diduga Jadi Markas Judol, 11 Orang Warga Sipil Diamankan
10 hours ago

Rombongan Pemuda Bawa Celurit Nabrak Gerobak Sate di Kedungwuni, Satu Meninggal Dunia
13 hours ago

Geger Belatung di Menu Makan Bergizi Gratis Banyuwangi, SPPG Beri Klarifikasi
a day ago

Kasus Pengeroyokan Usai SKNC 2026 Memanjang, Polisi Tetapkan 9 Tersangka
a day ago

MK Tolak Gugatan Ijazah Gibran, Tim Hukum Dorong Pemakzulan ke DPR
a day ago

Sembunyikan Sabu di Ayam Goreng Krispi, Nenek di Surabaya Gagalkan Penyelundupan Narkoba ke Lapas Porong
2 days ago

Gibran Tanggapi Putusan MK Soal Gugatan Ijazah, Tegaskan Lulus SMA dan Tetap Fokus Bekerja
2 days ago





