Sabtu, 10 Oktober 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Pikap Grand Max Ringsek Tertabrak KA Majapahit di Kalijambe Sragen, Pengemudi Selamatkan Diri

Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 08 September 2026 | 11:43 AM

Background
Pikap Grand Max Ringsek Tertabrak KA Majapahit di Kalijambe Sragen, Pengemudi Selamatkan Diri
Diduga kurang konsentrasi, mobil pikap Grand Max ringsek tertabrak KA Majapahit di Kalijambe, Sragen. Beruntung pengemudi dan penumpang sempat menyelamatkan diri. (Detik Jateng/)

Sebuah mobil pikap Daihatsu Grand Max mengalami kerusakan parah hingga ringsek akibat tertabrak Kereta Api (KA) Majapahit pada Senin (7/9/2026) malam. Insiden kecelakaan lalu lintas ini terjadi di perlintasan tanpa palang pintu Dukuh Sentulan, Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen. Beruntung, pengemudi serta penumpang mobil berhasil keluar dari kendaraan sebelum tabrakan keras tersebut berlangsung.

​Peristiwa ini bermula ketika KA Majapahit bernomor lokomotif CC2039809 yang dipimpin masinis Putro Aji W bersama asisten Andrian Luki melaju kencang dari arah selatan menuju utara sekitar pukul 23.30 WIB. Secara bersamaan, mobil pikap berpelat nomor AD 8191 SM yang dikemudikan Muktiyanto (45) warga Desa Duyungan, Kecamatan Sidoharjo, Sragen, melaju dari timur ke barat. Kendaraan tersebut juga membawa seorang penumpang bernama Sriyatun (45), warga Desa Kalimacan, Kecamatan Kalijambe, Sragen.

​Insiden berdarah ini disinyalir dipicu akibat kelalaian dan penurunan konsentrasi dari pengemudi mobil saat melintasi jalur perlintasan kereta. Kapolsek Kalijambe, AKP Joko Margo Utomo, menyampaikan dugaan penyebab kecelakaan tersebut berdasarkan laporan resminya pada Selasa (8/9/2026). Dilansir dari detikJateng, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwasanya pengemudi kendaraan roda empat itu tidak fokus sewaktu menyeberang.

​"Diduga pengemudi Kbm Daihatsu Grand Max Pikap kurang konsentrasi pada saat menyeberangi rel kereta api," ujar AKP Joko Margo Utomo.

​Kelalaian pengemudi ini berakibat fatal ketika posisi kendaraan berada tepat di atas jalur rel kereta api. Jarak antara laju KA Majapahit dan bodi mobil yang kian mendekat membuat situasi di lokasi kejadian menjadi sangat kritis.

​Melihat jarak kereta api yang sudah semakin dekat, pengemudi dan penumpang menyadari bahaya besar yang langsung mengintai mereka. Pengemudi yang sudah tidak mampu menguasai laju kendaraannya langsung mengambil keputusan cepat demi menyelamatkan nyawa mereka berdua. Mereka bergegas keluar meninggalkan mobil pikap tersebut sebelum hantaman keras dari lokomotif terjadi.

​"Karena jarak sudah dekat, kemudian pengemudi dan penumpang keluar dari Kbm Daihatsu Grand Max Pikap karena tidak dapat menguasai laju kendaraannya," tambahnya.

​Sesaat setelah keduanya melarikan diri menjauhi perlintasan, KA Majapahit langsung menghantam bodi mobil hingga ringsek parah. Berdasarkan laporan kepolisian, tidak ada korban jiwa dalam insiden tabrakan di perlintasan tanpa palang pintu ini.

​"Pengemudi dan penumpang keluar dari kendaraan, karena tidak dapat menguasai laju, mobil tersebut tertabrak Kereta Api Majapahit, maka terjadilah kecelakaan," pungkasnya.

​Kejadian ini menjadi peringatan keras bagi para pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan di perlintasan kereta api. Pengendara diimbau untuk selalu berhenti dan memastikan jalur aman sebelum menyeberang rel tanpa palang pintu.