Sabtu, 10 Oktober 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Lansia 76 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Legokgunung Pekalongan Setelah Tiga Hari Hilang

Azizatul Khifdiyah - Wednesday, 30 September 2026 | 11:19 AM

Background
Lansia 76 Tahun Ditemukan Meninggal di Kebun Legokgunung Pekalongan Setelah Tiga Hari Hilang
Sesosok jenazah lansia berusia 76 tahun ditemukan di kebun Desa Legokgunung, Pekalongan, setelah dilaporkan hilang selama tiga hari. Hasil pemeriksaan awal Polsek Wonopringgo menunjukkan tidak ada tanda kekerasan. (Radar Pekalongan/)

​Berdasarkan laporan, warga Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, digegerkan dengan penemuan jenazah seorang lansia di sebuah kebun pada Selasa, 29 September 2026. Korban yang diketahui bernama Sobari (76) tersebut ditemukan di kebun milik warga yang berada di Dukuh Manggal, Desa Legokgunung. Sebelum ditemukan meninggal dunia, lansia tersebut sempat dilaporkan meninggalkan rumahnya sejak Sabtu pagi, 26 September 2026.

​Jenazah Sobari pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang sedang melintas di sekitar area kebun pada pukul 12.00 WIB. Saksi mata melihat korban berada dalam posisi terlentang di atas tanah saat melintasi lokasi kejadian. Setelah mendekat untuk memastikan kondisi korban, warga mendapati pria tersebut sudah meninggal dunia dan segera melapor ke Polsek Wonopringgo.

​Mendapat laporan dari warga setempat, Kapolsek Wonopringgo AKP Adhi Agung P bersama anggota langsung mendatangi lokasi kejadian. Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan petugas medis dari Puskesmas Wonopringgo untuk melakukan pemeriksaan awal pada jasad korban. Dari hasil pemeriksaan medis di TKP, polisi memastikan bahwa tidak ada indikasi tindak kekerasan pada jasad lansia tersebut.

​"Kami telah melakukan olah TKP, dan dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," kata AKP Adhi Agung.

​Guna penanganan lebih lanjut, jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk menjalani proses pemeriksaan medis lanjutan. Hasil visum luar yang dilakukan oleh tim dokter rumah sakit menunjukkan bahwa korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari 24 jam. Kepastian identitas korban didapatkan setelah anak kandungnya yang bernama Kholidin (47) datang langsung ke rumah sakit.

​"Dari keterangan keluarga, korban sudah meninggalkan rumah sejak Sabtu, 26 September 2026 pagi," terang AKP Agung.

​Pihak kepolisian memperoleh keterangan tambahan dari keluarga bahwa korban diketahui memiliki riwayat kondisi kesehatan berupa pikun atau linglung. Berdasarkan kondisi tersebut serta hasil pemeriksaan medis, pihak keluarga menyatakan tidak menghendaki proses autopsi terhadap jenazah korban. Polisi selanjutnya menyerahkan jenazah Sobari kepada keluarga untuk dimakamkan serta menyampaikan belasungkawa mendalam atas musibah tersebut.