Sabtu, 10 Oktober 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Kabut Asap Karhutla Kepung Pontianak, Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan

Admin WGM - Sunday, 30 August 2026 | 10:56 AM

Background
Kabut Asap Karhutla Kepung Pontianak, Ribuan Warga Gelar Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa di Pontianak (detikNews /)

Ribuan umat Islam melaksanakan salat istisqa di halaman Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Sabtu (29/8/2026) pagi. Salat meminta hujan tersebut digelar sebagai ikhtiar bersama di tengah kemarau panjang dan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Salat istisqa diikuti masyarakat dari berbagai kalangan bersama Dewan Masjid Indonesia (DMI) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyebut kegiatan tersebut sebagai bentuk permohonan agar hujan segera turun dan membawa keberkahan.

Pelaksanaan salat berlangsung ketika kabut asap masih menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pontianak. Sejumlah jemaah bahkan mengenakan masker saat beribadah sebagai bentuk perlindungan dari paparan asap yang semakin pekat.

Kondisi tersebut terjadi setelah kemarau panjang membuat kebutuhan terhadap hujan semakin mendesak. Salat istisqa menjadi salah satu ikhtiar masyarakat untuk memohon turunnya hujan sekaligus berharap kondisi kabut asap segera membaik.

Asap karhutla juga memengaruhi kondisi atmosfer Kota Pontianak hingga mengubah tampilan langit pada siang hari. Langit Pontianak terlihat kuning kecokelatan akibat keberadaan asap dan tingginya konsentrasi partikulat di atmosfer.

BMKG mencatat kondisi udara kabur dengan jarak pandang sekitar satu kilometer di Stasiun Meteorologi Maritim Dwikora Pontianak pada pukul 10.00 WIB. Citra satelit Himawari-9 pada pukul 13.00 WIB juga mendeteksi sebaran asap di Kalimantan Barat yang bergerak dominan ke arah barat laut hingga utara.

BMKG menjelaskan banyaknya asap dan partikulat di atmosfer memengaruhi proses hamburan cahaya matahari. Kondisi tersebut membuat cahaya yang sampai ke permukaan tampak lebih redup dan berwarna kekuningan hingga jingga.

Fenomena langit menguning itu membuat suasana siang di Pontianak terlihat seperti menjelang sore. BMKG juga mendeteksi adanya transboundary haze dari Kalimantan Barat menuju Sarawak, Malaysia.

Kabut asap turut berdampak terhadap kesehatan masyarakat Pontianak, dengan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dilaporkan meningkat. Pemerintah mengimbau masyarakat membatasi aktivitas di luar ruangan dan menggunakan masker ketika harus beraktivitas di tengah paparan asap.

Di tengah kondisi tersebut, warga berharap hujan segera turun untuk membantu meredakan dampak kemarau dan kabut asap. Salat istisqa di Masjid Raya Mujahidin pun menjadi momentum doa bersama masyarakat Pontianak menghadapi situasi karhutla yang masih berlangsung.