Selasa, 21 April 2026
Walisongo Global Media
Sport

Debut Bersejarah di Moto3 Thailand 2026: Veda Ega Pratama Tembus Posisi Lima Besar

Admin WGM - Monday, 02 March 2026 | 01:03 PM

Background
Debut Bersejarah di Moto3 Thailand 2026: Veda Ega Pratama Tembus Posisi Lima Besar
Vega Eda Debut di Moto3 (CNN Indonesia /)

Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, berhasil mencatatkan tinta emas dalam sejarah balap motor nasional pada debutnya di kelas Moto3 musim 2026. Berlaga di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, pada Minggu (1/3/2026), Veda sukses finis di posisi kelima setelah melalui persaingan yang sangat dramatis hingga putaran terakhir.

Jalannya Balapan yang Dramatis Sejak lampu hijau menyala, balapan Moto3 Thailand menyuguhkan aksi saling salip yang intens di rombongan terdepan. Veda Ega Pratama, yang memulai balapan dengan penuh percaya diri, mampu menjaga ritme balapnya dan tetap berada dalam kelompok pembalap elit. Meskipun statusnya adalah pembalap debutan (rookie), Veda menunjukkan kematangan mental dengan tidak terpancing melakukan kesalahan fatal di lintasan yang dikenal teknis tersebut.

Memasuki lap-lap akhir, persaingan memperebutkan podium semakin memanas. Terjadi beberapa insiden dan perubahan posisi yang sangat cepat di tikungan terakhir. Veda berhasil memanfaatkan celah dan mempertahankan kecepatan motornya untuk melintasi garis finis di urutan kelima. Sementara itu, posisi pertama berhasil diamankan oleh pembalap David Almansa yang tampil dominan sejak pertengahan balapan.

Capaian Sejarah Baru Keberhasilan finis di posisi kelima pada balapan pembuka atau debut di Moto3 merupakan pencapaian langka bagi pembalap asal Indonesia. Veda Ega Pratama langsung mengukir sejarah sebagai salah satu pembalap tanah air dengan hasil debut terbaik di kancah Grand Prix kelas Moto3. Perolehan poin ini menjadi modal berharga bagi Veda untuk mengarungi sisa musim kompetisi 2026.

Pengamat otomotif menilai performa Veda di Thailand membuktikan bahwa kualitas pembalap Indonesia mulai sejajar dengan talenta muda Eropa dan Amerika. Ketenangan Veda dalam mengelola penggunaan ban dan keberaniannya melakukan manuver di zona pengereman keras (hard braking) menjadi kunci utama keberhasilannya menembus posisi lima besar.

Harapan untuk Seri Selanjutnya Hasil di Sirkuit Chang ini membawa optimisme tinggi bagi tim dan pendukung setia Veda di Indonesia. Capaian ini diharapkan menjadi momentum konsistensi bagi sang pembalap untuk terus bersaing di barisan depan pada seri-seri berikutnya. Veda Ega Pratama kini menjadi sorotan utama di paddock Moto3 sebagai salah satu kandidat kuat pembalap pendatang baru terbaik tahun ini.

Pemerintah melalui instansi terkait dan pihak sponsor diharapkan terus memberikan dukungan penuh agar bakat luar biasa ini dapat terus berkembang hingga ke jenjang tertinggi balap motor dunia, MotoGP.