Sabtu, 10 Oktober 2026
Walisongo Global Media
How's Going

Anggota DPRD Mempawah Diduga Bakar Lahan, Kasusnya Resmi Naik ke Penyidikan

Azizatul Khifdiyah - Tuesday, 22 September 2026 | 11:42 AM

Background
Anggota DPRD Mempawah Diduga Bakar Lahan, Kasusnya Resmi Naik ke Penyidikan
Polres Mempawah menaikkan kasus dugaan pembakaran lahan oleh anggota DPRD Mempawah, Choirussaib, ke tahap penyidikan. Pelaku mengaku membakar sisa kayu untuk buka lahan sawit. (tirto.id/)

​Kasus dugaan kesengajaan pembakaran lahan yang melibatkan seorang anggota DPRD Kabupaten Mempawah, Choirussaib, resmi dinaikkan ke tahap penyidikan oleh aparat kepolisian. Mengutip laporan dari Polres Mempawah, politikus dari Partai Hanura tersebut diduga kuat melakukan pembakaran di sisa lahan miliknya sendiri. Penanganan perkara hukum ini dikonfirmasi langsung oleh pihak kepolisian di Kalimantan Barat pada Selasa (22/9/2026).

​Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto mengonfirmasi bahwa penanganan perkara dugaan pembakaran lahan tersebut kini terus bergulir. Pihak kepolisian setempat telah turun tangan secara langsung untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi. Selain menggelar olah TKP, penyidik juga sudah memeriksa Choirussaib beserta sejumlah saksi guna mengumpulkan keterangan fakta.

​"Saat ini, sudah dinaikkan ke status penyidikan," ucap Kapolres Mempawah AKBP Ade Chandra Capa Yanto saat dikonfirmasi wartawan, dikutip Selasa (22/9/2026). "Informasi awal yang bersangkutan betul melakukan itu di lahannya yang sudah terbakar sebelumnya," lanjutnya.

"Jadi, sisanya dibersihkan dan dibakar untuk buka lahan akan di tanami jagung dan sawit," katanya.

​Guna memperjelas penyelidikan perkara, Polres Mempawah mengerahkan tim dari laboratorium forensik (labfor) untuk melakukan olah TKP lanjutan. Penyidik kepolisian juga melakukan pemeriksaan kedua terhadap oknum anggota DPRD Mempawah tersebut di markas kepolisian. Kendati pemeriksaan terus berjalan, Kapolres menyatakan pihaknya belum bisa mengungkapkan waktu pelaksanaan gelar perkara penetapan tersangka.

​Dugaan pembakaran lahan ini mendadak menjadi perhatian publik setelah terekam dalam rekaman video yang viral di media sosial. Berdasarkan unggahan akun Instagram @anakponti_channel, video viral tersebut memperlihatkan aksi di lapangan sekaligus klarifikasi langsung dari Choirussaib. Dalam rekaman video itu, Choirussaib sempat menjelaskan bahwa pembakaran dilakukan untuk membersihkan area lahan milik pribadinya.

​"Jadi, ini teman aku lagi motong kayu untuk membersihkan lahan yang kebakar kemarin, kita bakar sekalian, nanti kita tanam sawit baru di sini," ujar Choirussaib dalam video tersebut.

Politikus tersebut kemudian memberikan klarifikasi terbuka bahwa lahan itu memang sebelumnya telah terbakar pada 1 September 2026. Sisa-sisa kayu yang belum terbakar kemudian dibersihkan dengan cara ditebang lalu dibakar pada 17 September 2026.

​"Sekali lagi saya mohon maaf terkait terjadinya kegaduhan tersebut," tutur Choirussaib dalam pernyataan klarifikasinya. "Intinya saya hanya membakar tumpukan kayu yang saya kumpulkan dari bekas kebakaran yang sebelumnya sudah terbakar," jelasnya.

"Jadi, lahan saya itu sudah terbakar semuanya," pungkasnya.